Beranda Serba Serbi Diperlukan Organisasi Perempuan Asli Papua di Boven Digoel

Diperlukan Organisasi Perempuan Asli Papua di Boven Digoel

604
0
BERBAGI

Tanah Merah, NGK – Perempuan asli Papua diminta untuk bersatu dalam satu organisasi. Untuk itu, dalam rangka konsolidasi organisasi Perempuan Asli Papua, Anggota Kelompok Kerja Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Boven Digoel.

Dalam Kunjungan kerja yang dilakukan dari pada 14 – 21 Februari 2022 , Anggota Kelompok Kerja Perempuan MRP melakukan kegiatan pertemuan dengan puluhan ibu-ibu asli Papua di Aula Rehobot, Boven Digoel.

Dalam pertemuan itu, tema yang diusung yaitu : “Konsolidasi Organisasi Perempuan Asli Papua demi mendorong kebijakan terintegrasi bagi perlindungan hak dalam kerangka penyelenggaraan Otonomi Khusus Papua.”

Anggota MRP bidang Pokja Perempuan, Natalia Kalo, sangat mengharapkan adanya pembentukan organisasi Perempuan Asli Papua khususnya di Kabupaten Boven Digoel agar organisasi ini bisa mendata usaha perempuan asli Papua, baik itu secara individu maupun secara berkelompok.

“Peran dari Ibu-ibu itu sangat penting dalam suatu rumah tangga dan di dalam organisasi apapun itu. Dengan keterlibatan seorang perempuan, khususnya perempuan asli Papua akan memberikan pengaruh yang begitu tinggi dalam mengambil suatu keputusan,” kata Natalia Kalo.

Dalam sambutannya, Asisten III Sekda Boven Digoel, Marius Batarop mewakili Bupati Boven Digoel menyatakan dukungan adanya organisasi khusus perempuan asli Papua tersebut. Ia menganggap apa yang diharapkan oleh MRP sangat baik sehingga kita bisa mengetahui berapa banyak perempuan asli Papua yang ada di Boven Digoel.

“Saya sangat memberikan apresiasi kepada MRP yang  berjuang untuk organisasi perempuan asli papua khususnya di Kabupaten Boven Digoel,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Asisten III menyampaikan, partisipasi perempuan dalam kebijakan pemerintah, khususnya pembangunan adalah bagian dari hak perempuan dan hak perempuan adalah hak asasi manusia. Ini termasuk hak untuk berkumpul, berorganisasi, berekpresi dan berpendapat. Perempuan harus hidup bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

“Bapak-bapak yang hebat dan sukses hal itu dikarenakan oleh ibu yang baik, begitu pula sebaliknya Ibu-Ibu yang sukses dikarenakan oleh dukungan yang baik dari suaminya,” tutup Asisten III dalam sambutannya. (muniful/KA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here