Beranda MIMIKA Gerakan Pangan Murah untuk Meringankan Beban Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Gerakan Pangan Murah untuk Meringankan Beban Masyarakat Berpenghasilan Rendah

43
0
BERBAGI
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Mimika, Yulius Koga meninjau stock bahan pokok.

TIMIKA (13/2/26), NGK – Gerakan pangan murah yang dilakukan serentak secara nasional ini, merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah serta meringankan beban masyarakat, khususnya bagi keluarga dengan penghasilan rendah.

Antrian pembeli di pasar murah.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam sambutannya ketika membuka pasar murah atau gerakan pasar murah di Pelataran Graha Emeneme Yauware, Jumat pagi (13/2/2026).

Menurut Emanuel Kemong, kegiatan gerakan pangan murah serentak secara nasional ini dalam rangka menyambut hari besar keagamaan. Dan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Badan Pangan Nasional dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang hari besar keagamaan  yang biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berdampak pada kenaikan harga di pasaran.

Wakil Bupati memastikan persiapan kebutuhan penjualan pangan murah.

“Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan tetap terjaga di Mimika,” ujar Emanuel Kemong.

Para pembeli antri di pasar murah.

Dijelaskan juga, pangan merupakan kebutuhan dasar dan hak setiap warga negara. Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga keterjangkauan, distribusi yang merata, serta stabilitas harga. Oleh karena itu gerakan pangan murah ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah serta meringankan beban masyarakat khususnya bagi keluarga dengan penghasilan rendah.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong meninjau stand penjualan.

“Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika yang telah berkoordinasi dengan berbagai pihak sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh distributor, pelaku usaha, serta stakeholder yang telah mendukung penyediaan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” kata Wakil Bupati.

Dikatakan juga,  menjelang hari besar keagamaan, kebutuhan masyarakat meningkat, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk kegiatan sosial dan keagamaan. Oleh sebab itu melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga yang signifikan.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong memastikan stok telur yang tersedia.

“Saya berharap, semoga kegiatan gerakan pangan murah ini tidak hanya bersifat seremonial tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi bahan pokok di pasar-pasar tradisional maupun modern serta mengambil langkah cepat apabila terjadi gejolak harga yang tidak wajar,” ujar Emanuel Kemong.

Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panik buying) serta mendukung produk-produk lokal. “Dengan memperkuat produksi dan konsumsi pangan lokal kita turut memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani serta pelaku usaha lokal di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Menurut Wakil Bupati, stabilitas pangan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat. “Oleh karena itu, mari kita bergandengan tangan menjaga situasi tetap kondusif serta bersama-sama membangun Kabupaten Mimika yang mandiri sejahtera dan berkeadilan,” pintahnya. (tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here