
JAYAPURA (10/4/26), NGK – Semangat baru membara di Sentani, Kabupaten Jayapura. Pengurus Daerah (PD) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Jayapura memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya konsolidasi organisasi sayap Persekutuan Perempuan Adat Nusantara (Perempuan AMAN) Pusat dengan Perempuan AMAN Papua.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026 ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi dan advokasi perempuan adat Papua.
Benhur Wally, S.E., Ketua PD AMAN Jayapura, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Usai pembukaan konsolidasi tatap muka, ia menyampaikan betapa pentingnya kegiatan ini.

“Kita merasa terapresiasi sekali karena organisasi sayap kita itu melakukan konsolidasi terkait dengan besok melakukan kerja-kerja lima tahun ke depan, dari apa yang mereka sudah rencanakan untuk dikerjakan Perumpuan AMAN nanti di pusat,” ujarnya penuh semangat.
Konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan biasa. PD AMAN Jayapura menyambutnya dengan tangan terbuka, melihatnya sebagai momentum emas untuk membangun sinergi.
Diharapkan, Perumpuan AMAN dapat menjalin kerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Papua serta pemerintah kabupaten dan kota. Tujuannya jelas: memperkuat kerja-kerja di lapangan, mulai dari advokasi hingga penguatan eksistensi perempuan Papua di berbagai lini.

“Nah karena itu PD AMAN Jayapura menyambut dengan positif, sehingga nanti ke depan kerja sama ini kita bangun dalam rangka memperkuat semua vokasi dan eksistensi kita ke Pemerintah Papua tapi juga untuk Kabupaten – Kota supaya lebih aktif lagi untuk memperdayakan organisasi sayap di AMAN,” tambah Benhur Wally.
Lebih jauh, Benhur menekankan bahwa advokasi dan penguatan eksistensi ini tidak hanya penting bagi anggota AMAN. Perhatian khusus juga harus diberikan kepada seluruh perempuan Papua, termasuk mereka yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun lembaga lainnya. Dengan demikian, perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan Papua dapat terwujud secara menyeluruh dan berkelanjutan. (vd)







