Beranda MIMIKA Rettob & Kemong Pacu Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi Merah Putih

Rettob & Kemong Pacu Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi Merah Putih

19
0
BERBAGI
Bupati Mimika, Johanes Rettob didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong saat memberikan ucapan selamat datang kepada Menteri Koperasi dan Wakil Gubernur Papua Tengah di Kampung Atuka. (foto: tim multi media wakil bupati mimika).

MIMIKA (10/4/26), NGK – Di bawah kepemimpinan Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, Kabupaten Mimika terus menorehkan terobosan demi kesejahteraan rakyatnya.

Komitmen ini kembali dibuktikan dengan dorongan kuat terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor koperasi, yang mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menerima cenderamata dari Bupati Mimika, Johanes Rettob didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong.

Puncak dari komitmen ini adalah peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah pada Kamis (9/4 2026). Acara yang dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, menjadi saksi semangat baru pembangunan ekonomi di Mimika.

Turut hadir pula Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, yang mewakili Gubernur Meki Nawipa, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Mimika, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, adat, dan agama.

Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley memberikan sambutan,

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, dalam sambutannya menekankan  pembangunan Papua Tengah ke depan tidak bisa hanya bergantung pada investasi besar. “Tetapi harus berpijak pada kekuatan ekonomi rakyat,” tegasnya.

Ia menambahkan dalam visi pembangunan “Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan,” koperasi memegang peranan strategis sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

“Koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi merupakan wadah gotong royong ekonomi yang memberi akses kepada masyarakat terhadap permodalan, produksi, hingga pemasaran,” jelas Deinas Geley.

Peresmian KDMP ini dipandang sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal, serta mendorong pemerataan kesejahteraan hingga ke tingkat kampung dan kelurahan.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah sendiri terus berkomitmen mendorong penguatan koperasi dan UMKM sebagai program prioritas pembangunan daerah. “Kami percaya, jika koperasi dikelola dengan baik, transparan, dan profesional, maka koperasi akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Deinas Geley.

Kehadiran Menteri Koperasi RI menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan di Papua, khususnya Papua Tengah.

Momen ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada masyarakat.

Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong, melalui inisiatif ini, menunjukkan visi kepemimpinan yang progresif. Mereka tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga memberdayakan potensi masyarakat melalui wadah ekonomi yang inklusif seperti koperasi.

Ajakan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan mengelola koperasi secara akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota, serta memanfaatkan koperasi sebagai ruang bersama untuk bertumbuh, bekerja, dan meningkatkan taraf hidup, menjadi penutup yang inspiratif.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mari kita jadikan koperasi sebagai kekuatan utama dalam membangun Papua Tengah yang mandiri dan sejahtera. Mari kita bangun Papua Tengah Emas,” serunya, menutup sambutan dengan optimisme. (tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here