
TIMIKA (19/10/26), NGK– Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat penyelesaian realisasi keuangan maupun fisik Tahun Anggaran 2026 yang per Senin 19 Oktober 2026 baru mencapai 54,72% dan 50,28%, dengan sisa waktu pelaksanaan tinggal dua bulan ke depan.
Arahan itu disampaikan Kemong selaku Pembina Apel pada Apel Gabungan ASN di Lapangan Upacara Puspem Mimika, Senin (19/10/2026), mewakili Bupati Mimika yang sedang menjalankan tugas dinas tidak dapat didelegasikan.

Ditegaskan juga, OPD yang capaian realisasinya masih di bawah 50% diminta segera mengejar target, sekaligus mempercepat pencairan tagihan termin maupun uang muka pekerjaan yang berkontrak dengan pihak ketiga guna mendongkrak persentase realisasi keuangan secara keseluruhan.
Sementara itu, menurut Wakil Bupati, realisasi keuangan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahap I tercatat 90,81% dengan realisasi output 58,26%. Seluruh OPD pengampu Otsus diwajibkan segera menginput data capaian ke sistem SIPD, SIKD, dan SIP3 serta melengkapi dokumen administratif agar pencairan Tahap II dan III tidak terhambat.
Masih menurut Wakil Bupati, Emanuel Kemong, APBD Perubahan TA 2026 yang naik dari Rp5.903 triliun menjadi Rp6.164 triliun telah selesai penginputan dan kini dalam proses evaluasi di Pemerintah Provinsi Papua Tengah sebelum ditetapkan dengan Perda dan Perbup.

“Penyusunan RKPD serta KUA–PPAS APBD 2027 berlangsung pada Oktober hingga November 2026 sehingga seluruh staf perencanaan dilarang melakukan perjalanan dinas tidak mendesak agar penetapan APBD 2027 berjalan tepat waktu,” tegasnya.
TUAN RUMAH TOLERANSI TINGKAT NASIONAL
Dalam apel gabungan itu, Wakil Bupati Mimika menjelaskan, tanggal 16 November adalah hari toleransi se-dunia. “Jadi bertepatan dengan itu, Menteri Agama menunjuk Mimika sebagai tuan rumah Konferensi Kota Toleransi seluruh Indonesia. Sebagian besar nanti Kepala Daerah akan berkumpul di Mimika dan kemungkinan juga Menteri Agama juga bisa hadir dan membuka kegiatan ini,” ungkap Wakil Bupati.
Kemong menjelaskan, minggu lalu sudah terbentuk Panitia Konferensi Kota Toleransi. Panitianya rata-rata terdiri dari Kepala-Kepala OPD. Dalam rapat itu, sudah dilengkapi struktur kepengurusan dan juga menyusun rencana-rencana kerja. Selanjutnya ada rapat-rapat lagi. Kepanitiaan ini akan disahkan dengan Surat Keputusan Bupati.

“Saya berharap, bapak-Ibu yang masuk dalam kepanitian ini supaya hadir dan proaktif untuk terlibat dalam kegiatan ini sampai dengan hari H-nya, yaitu tanggal 16 November nanti. Keterlibatan bapak-ibu dalam kepanitiaan ini menjadi kredit poin dalam kepangkatan dan kenaikan jabatan dan sebagainya. Keterlibatan Bapak-Ibu itu juga menjadi nilai tersendiri, apalagi sekarang sudah diterapkan manajemen talenta,” tegas Wakil Bupati Mimika.
Terakhir, terkait kabut asap yang sampai saat ini masih menyelimuti Kabupaten Mimika, setiap OPD, kata Emanuel Kemong, diimbau membagikan masker kepada warga guna menjaga kesehatan masyarakat di tengah kabut asap yang melanda wilayah Mimika. (tob/ka)







