
NABIRE (19/10/26), NGK – Sisa dua bulan lagi, tahun anggaran 2026 akan berakhir. Tapi menurut laporan Bapperida Provinsi Papua Tengah per 1 Oktober 2026, realiasi penyerapan anggaran dan realiasi fisik baru mencapai 41,37%. Dan ditargetkan, pada triwulan IV 2026, akan digenjot hingga mencapai 80% – 90%.
Kondisi ini membuat Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa menginstruksikan para jajarannya untuk mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran menjelang akhir tahun anggaran 2026.
Hal ini disampaikan Gubernur Nawipa saat memimpin apel bersama di lapangan upacara Kantor Gubernur Papua Tengah, kawasan Bandara Lama Nabire, Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Nabire, Senin (19/10/2026).
Nawipa menegaskan, setiap program pemerintah Provinsi Papua Tengah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah harus meningkatkan kinerja dan memastikan program-program yang telah direncanakan dapat diselesaikan sesuai target.

Gubernur Nawipa meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Tengah mengevaluasi capaian program dan kegiatan. Termasuk realisasi penyerapan anggaran di masing-masing perangkat daerah.
“Berbagai kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan perlu segera diidentifikasi dan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, percepatan penyerapan anggaran harus tetap memperhatikan ketepatan sasaran, kualitas pelaksanaan, dan manfaat program bagi masyarakat,” kata Gubernur Nawipa.
Gubernur Nawipa juga meminta para pejabat eselon dan staf memperkuat kerja sama, koordinasi, serta kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurut Gubernur Nawipa, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pimpinan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pegawai.
Katanya, setiap perangkat daerah tidak bekerja sendiri-sendiri atau hanya berfokus pada kepentingan unit masing-masing.
Karenanya, ego sektoral harus dihilangkan agar kerja sama di lingkungan pemerintah daerah semakin solid.
“Komunikasi yang baik dan koordinasi antarpersonel maupun antar-OPD diperlukan agar pelaksanaan program berjalan terpadu,” ucapnya.

Dalam arahannya, Nawipa mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus berupaya mempercepat pembangunan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kerja nyata seluruh aparatur dalam melaksanakan kebijakan pemerintah.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pimpinan, tetapi juga oleh kerja keras seluruh aparatur pemerintah dalam menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi program dan pelayanan yang nyata,” ungkapnya.
Menurut Gubernur Nawipa, kebijakan pemerintah harus diterjemahkan menjadi program dan pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kita harus membuktikan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi Papua Tengahmampu membawa perubahan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Karenanya, Gubernur Nawipa berharap seluruh jajaran Pemprov Papua Tengah memanfaatkan waktu tersisa menjelang akhir tahun anggaran, untuk menyelesaikan program prioritas, meningkatkan capaian kinerja, dan memastikan penggunaan anggaran untuk memberikan hasil bagi masyarakat.
“Saya mengajak seluruh aparatur sipil negera menjalankan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab demi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” kata Gubernur Nawipa. (ka/tob)







