Beranda MIMIKA Bupati Mimika Luncurkan Speedboat untuk Perkuat Sistem Tanggap Darurat di Laut

Bupati Mimika Luncurkan Speedboat untuk Perkuat Sistem Tanggap Darurat di Laut

214
0
BERBAGI
Penyerahan kunci speedboad dari pihak perusahaan kepada pemerintah yang diterima langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong.

Speedboat ini Jangan Dipakai untuk Pancing

Speedboat Tambelo 01 yang dilaunching.

TIMIKA – (23/12/25), NGK – Dalam upaya meningkatkan kesiagaan dan perlindungan terhadap bencana di perairan, Pemerintah Kabupaten Mimika meluncurkan speedboat baru di Pelabuhan SAR Paomako, Distrik Mimika Timur, pada Selasa (23/12/2025).

Bupati Mimika, Johanes Rettob saat memberikan arahan.

Speedboat yang diluncurkan itu diberi nama Tambelo 01 dengan kapasitas penumpang 30 orang dan dua mesin dengan berkecepatan tinggi 300 PK.

Peluncuran yang dilakukan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob yang didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong itu merupakan bagian dari Kegiatan Penyediaan Peralatan Perlindungan dan Kesiagaan Terhadap Bencana Daerah.

Bupati Mimika, Johanes Rettob dan Wakil Bupati, Emanuel Kemong tiba di Pelabuhan SAR.

“Kabupaten Mimika, tambah satu asset lagi, yaitu speedboat. Aset ini untuk kesiagaan, perlindungan tanggap darurat terhadap bencana. Jadi jangan sampai speedboat ini dipakai untuk pancing dan jangan sampai kelengkapan peralatan di speedboat diambil lagi atau pindah tangan,” tegas Bupati Rettob.

Bupati dan Wakil Bupati didampingi perwakilan Forkopimda melepas balon ke udara.

Menurutnya berdasarkan prakiraan dari BMKG,  Kabupaten Mimika termasuk daerah yang akan dilewati angin siklon, yaitu fenomena alam yang terkait dengan pergerakan udara di atmosfer.

Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded menyampaikan laporan.

“Siklon dapat menyebabkan cuaca buruk, seperti hujan lebat, badai dan bahkan topan. Di daerah lain sudah banjir bandang angin kencang dan longsor. Ada kemungkinan siklon ini sampai di Mimika. Untuk itu, speedboad yang diluncurkan ini sangat penting untuk tanggap darurat,” ujar Bupati Johanes Rettob.

Bupati dan Wakil Bupati dijemput dengan tarian.

Lebih lanjut dijelaskan, angka kecelakaan laut di Kabupaten Mimika cukup tinggi. Dalam kurun waktu tiga tahun, sejak 2023-2025, tercatat ada 58 kecelakaan di perairan Kabupaten Mimika. Pada tahun 2023, ada 20 kecelakaan, tahun 2024 ada 25 kecelakaan, dan tahun 2025 tercatat sebanyak 13 kecelakaan.

Wakil Bupati, Emanuel Kemong.

“Keberadaan speedboat ini sangat penting untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit dijangkau dalam waktu cepat, mengingat daerah pantai kita yang cukup panjang dan adanya daerah-daerah yang hanya bisa dijangkau melalui transportasi laut,” ujar Bupati Rettob yang didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong.

Dengan adanya speedboat ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan waktu respon terhadap insiden di laut dan membantu masyarakat yang tinggal di kampung-kampung yang hanya dapat dijangkau dengan transportasi laut.

Tamu undangan yang menghadiri acara launching.

“Ini bagian dari penguatan terhadap sistem tanggap darurat di laut yang terus kita kembangkan. Kita tidak ingin adanya korban hanya karena keterlambatan bantuan,” tambah Rettob.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemilik dan awak kapal, untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan pelayaran, seperti memastikan keberadaan dan kecukupan pelampung keselamatan (life jacket) di setiap kapal. (tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here