Beranda MIMIKA Ketika Emanuel Kemong Merajut Perdamaian di Kwamki Narama

Ketika Emanuel Kemong Merajut Perdamaian di Kwamki Narama

176
0
BERBAGI
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong ketika merajut perdamaian antara kelompok Dang dan Kelompok Newegalen yang berkumpul di Pendopo Rumah Negara, Jalan SP3, Timika, Jumat (9/1/2025).

TIMIKA (10/1/26), NGK – Senin, 12 Januari 2026, di Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, perdamaian dirajut dengan benang persaudaraan dan kesetaraan.

Begitulah yang dilakukan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong ketika merajut perdamaian antara kelompok Dang dan Kelompok Newegalen yang berkumpul di Pendopo Rumah Negara, Jalan SP3, Timika, Jumat (9/1/2025).

Dalam ruangan pondopo itu, tak tampak lagi wajah-wajah beringas dari dua kelompok yang bertikai itu. Mereka bertepuk tangan dan tersenyum, ketika Emanuel Kemong mengatakan: “Saya bangga, karena baru terjadi, kubuh yang bertikai datang dan duduk berhadapan. Tidak pernah terjadi seperti ini. Semua kondisi ini karena Tuhan punya kerja.”

Wakil Bupati, Emanuel Kemong, berdialog dan merajut dua kelompok yang bertikai.

Pernyatan Kemong ini lalu disambut dengan tepuk tangan dari kelompok Dang dan Kelompok Newegalen.

“Kita punya leluhur, ketika mereka masih hidup dan tinggal di sini dengan baik dan tak ada konflik yang menelan korban. Kita semua tidak mau ada konflik. Jadi, untuk apa kita konflik? Mari kita berdamai satu dengan yang lain,” kata Emanuel Kemong, seperti seorang bapak yang menasehati anak-anaknya yang berkonflik.

Di hadapan para kepala perang, Kemong mengatakan, warga dari Kabupaten Puncak yang datang dan tinggal di Mimika, diterima dengan baik, walaupun KTP-nya dari Puncak.

“Kami semua keluarga. Jadi tinggal di Mimika dengan damai dan tinggal di Puncak pun dengan damai. Jadi tidak ada alasan lagi untuk terus konflik. Dan hari ini, kita bicara untuk perdamaian,” ujar Emanuel Kemong disambut dengan tepuk tangan dari kedua kelompok yang bertikai itu.

Wakil Bupati, Emanuel Kemong, tak henti-hentinya mengajak pihak yang bertikai untuk berdamai.

Tampaknya, sebagai mantan guru, Wakil Bupati yang satu mengajak semua pihak untuk wariskan yang terbaik yang bisa diberikan kepada generasi mendatang di Kabupaten Mimika. (tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here