Perhatian Jan Ormuseray Terhadap Sampah di Sentani yang Terus Meningkat
SENTANI, NGK – Impian untuk menjadikan Kota Sentani yang bersih, indah dan jauh dari sampah, tampanya impian itu sulit diwujudkan. Pasalnya, pusat Ibukota Kabupaten Jayapura itu, memiliki aktivitas dan jumlah penduduk yang cukup tinggi, sehingga berpengaruh pada banyaknya jumlah timbulan dan jenis sampah yang dihasilkan, namun belum dikelola secara baik. Bahkan sampah di Sentani ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Sementara itu, masih kurangnya sarana dan prasarana persampahan yang layak, seperti Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS).

Kondisi ini menjadi perhatian serius dari Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray, SH.Msi. “Kita baru saja memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022 pada 21 Febeuari 2022. Tapi sehari setelah itu, pada 22 Februari, alam kembali memperingatkan kita bahwa kita banyak penuh dengan kepalsuan karena disaat hujan, air meluap dan mengeluarkan sampah-sampah yang kita sembunyikan di selokan-selokan sehingga sampah-sampah itu berhamburan kemana-mana,” tutur Jan Ormuseray ketika berkunjung ke BTN Ceria, Jemaat GIDI Bukit Tabor, Sentani pada 22 Februari 2022.
Namun Jan Ormuseray juga mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten Jayapura dengan gerakan bersama grebek sampah pada peringatan HPSN. “Kegiatan ini yang sangat berguna dan harus terus dilakukan sehinga ada kesadaran dan kepedulihan dari masyarakat terhadap lingkungan,” harap Jan Jap Ormuseray.
Harapan dari Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, perlu menjadi perhatian semua pihak, lantaran timbunan sampah di Kota Sentani, terus meningkat dari waktu ke waktu. Katakan saja, sampah pada Distrik Sentani di tahun 2016 sebesar 216.309,35 m³/hari. Jumlah timbunan ini terus meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Dan, pertambahan timbunan sampah ini, belum diimbangi dengan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) yang memadai.
Sementara itu, Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Hidup (PPLH) Kabupaten Jayapura, Menase Bernad Taime pada saat peringati HPSN mengajak berbagai kompenen masyarakat agar jangan bosan-bosan untuk peduli terhadap sampah.
Menase juga mengajak pemuda-pemudi Kabupaten Jayapura, jangan hanya bicara banyak, tapi marilah kita lakukan sesuatu yang berdampak positif. Misalmnya, kita harus peduli sampah di Kota sentani. (Vihky/KA)