
TIMIKA (11/12/25), NGK – Kabupaten Mimika salah satu daerah strategis, multi-etnis dan menjadi pusat aktivitas ekonomi, sosial dan industrial di Provinsi Papua Tengah. Untuk itu, kondisi keamanan, stabilitas dan ketahanan nasional adalah fondasi utama bagi kelancaran pembangunan di Kabupaten Mimika.
Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong ketika menerima dan menjamu makan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Imam Sugianto beserta rombongan di Meeting Room Rimba Papua Hotel Timika, pada Kamis (11/12/2025) malam.

Turut hadir dalam acara tatap muka dan makan bersama Wakil Kepala BIN, yaitu: Pangkogabwilhan III, Danrem 173/PVB, Kaops Satgas Damai Cartenz, Danpas Brimob III, Pangkoops TNI, Habema yang diwakili Wapangkoops TNI Habema, Dansatgas Merbau Bais TNI, Dansatgas Intelgab Kogabwilhan III, Dangrup 6 Kopassus, Forkopimda Kabupaten Mimika, Dansatgas PAM Obvitnas PTFI Yonif 301/PKS, Kasatgas Amole II 2025 Polri, Dansatgas Mandala Kopassus, Kepala Kantor Imigrasi Kabupaten Mimika, VP Security and Risk Management PT Freeport Indonesia, Brigjen TNI (Purn) Raharyono, Brigjen Pol (Purn) Bonifasius Tampoi, General Support Logistics & Procurement PT Freeport Indonesia, serta para tamu undangan lainnya.

“Jadi dengan kehadiran Wakil Kepala BIN, merupakan dukungan nyata untuk menjaga kondusifitas wilayah sehingga diperlukan koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan BIN merupakan kunci penting untuk menjaga kelancaran pembangunan dan hubungan kemasyarakatan di Kabupaten Mimika,” ujar Emanuel Kemong.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BIN Daerah Papua Tengah yang selama ini telah bekerja sama dengan pemerintah daerah, melakukan pembinaan masyarakat, pencegahan isu-isu keamanan, serta menjaga stabilitas yang sangat diperlukan untuk keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Mimika.

Kata Emanuel Kemong, momentum tatap muka dan makan malam bersama ini kiranya semakin mempererat koordinasi, memperkuat kemitraan, sekaligus menjadi ruang komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah daerah dengan jajaran intelijen negara.
“Kami berharap ke depannya, sinergi ini semakin ditingkatkan, terutama dalam hal pencegahan konflik sosial dan penanganan potensi kerawanan, penguatan wawasan kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk, dukungan intelijen terhadap program prioritas pembangunan daerah, serta pendampingan dan pengamanan strategis untuk menciptakan Mimika yang aman, maju dan kondusif,” ujar Wakil Bupati Emanuel Kemong.
Dikatakan juga, pemerintah daerah selalu siap membuka ruang kerja sama dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung tugas-tugas intelijen negara demi kepentingan bangsa dan negara.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Imam Sugianto menyatakan, tugas inteljen adalah mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan informasi strategis untuk mendeteksi, mencegah, dan menangkal ancaman, tantangan, serta gangguan terhadap keamanan negara atau organisasi melalui kegiatan penyelidikan (mencari data), pengamanan (melindungi data/personel/materi), dan penggalangan (memengaruhi individu/kelompok) untuk mendukung kebijakan dan pengambilan keputusan.
“Semua inteljen yang ada di Indonesia harus satu visi untuk kepentingan Bangsa, Negara dan masyaraat. Tugas Inteljen bukan untuk kepentingan partai atau kelompok tertentu. Tapi inteljen untuk kepentingan negara dan bangsa. Untuk itu, sesama inteljen diharapkan tidak saling mengintel,” tegas Komjen Pol (Purn) Imam Sugianto.

Peserta Tatap Muka.Imam Sugianto juga menjelaskan, bahwa Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) dan berbagai pihak terkait sudah berdiskusi dan membelanja berbagai masalah di Papua dan khususnya di Provinsi Papua Tengah. “Semua masalah yang kami belanjakan itu akan dievaluasi, akan dilaporkan ke Kepala BIN dan akan diteruskan ke Menteri Hankam (Pertahanan Keamanan) dan Menko Polhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan) dan seterusnya dilaporkan ke Presiden untuk dijadikan masukan dalam mengambil kebijakan pembangunan di Papua yang terukur dan mendapat hasil,” kata Imam Sugianto, mantan Kapolda Kalimantan Timur itu
Mantan Ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menjelaskan juga, bahwa, BIN akan fokus pada berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga keamanan, dengan tujuan utama menjaga stabilitas dan ketertiban. (tob/ka)







