Jangan pernah berpikir tugas terhenti hanya karena pimpinan tidak berada di tempat. Pemerintahan harus tetap berjalan lancar, program tetap dilaksanakan, dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terputus sedikit pun
TIMIKA (13/6/26), NGK — Di tengah cuaca mendung yang menyelimuti Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) berdiri tegak dalam barisan yang rapi dan teratur. Suasana penuh semangat serta rasa tanggung jawab menyelimuti apel gabungan pagi itu, saat Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berdiri di hadapan mereka untuk menyampaikan arahan penting yang menjadi pedoman langkah pemerintahan di minggu-minggu mendatang.

Dengan nada bicara yang tegas namun hangat, Wakil Bupati membuka pertemuan itu dengan ucapan salam sejahtera, lalu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan kesiapan seluruh aparatur. “Saya lihat semua sudah rapi dan siap bertugas. Mari kita jaga disiplin, bukan hanya karena ada perintah, tapi karena itu sudah menjadi kewajiban dan kebajikan kita sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
Salah satu informasi utama yang disampaikan adalah ketidakhadiran Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam beberapa minggu ke depan. Pemimpin daerah saat ini tengah mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Daerah (KPBD), sebuah program penting untuk mengasah kemampuan memimpin dan membangun daerah. Selama masa itu, tugas dan tanggung jawab memutar roda pemerintahan dipercayakan sepenuhnya kepada Wakil Bupati.

“Jangan pernah berpikir tugas terhenti hanya karena pimpinan tidak berada di tempat. Pemerintahan harus tetap berjalan lancar, program tetap dilaksanakan, dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terputus sedikit pun,” pesan Emanuel Kemong dengan tegas. Ia meyakini bahwa seluruh jajaran memiliki kemampuan yang cukup untuk melaksanakan amanah, asalkan bekerja sama dan saling mendukung dari tingkat paling atas hingga ke bawah.
Fokus utama yang ditekankan hari ini adalah penyerapan anggaran dan pelaksanaan program kerja yang hingga saat ini masih dinilai belum optimal. Memang diakui ada berbagai kendala yang dihadapi, namun hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berusaha. “Kendala ada untuk dicari solusinya, bukan untuk menjadi penghalang. Kita punya kemampuan, mari libatkan semua pihak mulai dari kepala dinas, kepala seksi, hingga petugas lapangan agar semua langkah berjalan tepat sasaran,” ajaknya.
Tak hanya itu, sejumlah perubahan penting juga segera dilaksanakan. Dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan pejabat baru, termasuk dua Kepala Dinas yang baru saja mendapatkan persetujuan dan pejabat lainnya. Pergantian ini dilakukan agar roda organisasi tetap segar dan tanggap terhadap kebutuhan daerah. Selain itu, mulai besok hingga tanggal 16 Juli, seluruh jajaran diminta memberikan dukungan penuh demi kelancaran pelaksanaan kegiatan strategis. Sebagai langkah nyata, pada hari yang sama juga akan diadakan rapat evaluasi dan pemantauan yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 Waktu Indonesia Timur di ruang pertemuan Bidang Keuangan. Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan hadir secara langsung, atau menugaskan wakil yang mampu memberikan penjelasan mendalam agar setiap masalah dapat didiskusikan dan dicarikan jalan keluar terbaik.

Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh ASN untuk tetap bekerja dengan hati yang tulus, menjaga kebersamaan, dan memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. “Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kerja kita demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Mimika,” ucapnya.
Pagi itu menjadi bukti nyata bahwa meski ada pergantian sementara dan tantangan yang harus dilalui, semangat mengabdi dan tanggung jawab tetap menjadi fondasi kokoh yang menjaga roda pemerintahan Mimika terus bergerak maju menuju masa depan yang lebih cerah. (tob/ka)








