Beranda Kabar dari Kampung (KDK) Bupati Dogiyai Terus Difitnah

Bupati Dogiyai Terus Difitnah

564
0
BERBAGI
Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa (Foto: Ist)

YAKOBUS Dumupa, Bupati Dogiyai. Sejak dilantik pada 18 Desember 2017, hingga kini terus diserang dengan berbagai isu dan berita bohong yang tersebar di tengah masyarakat Kabupaten Dogiyai.

Hal ini diungkapkan dalam akun pribadinya di facebook yang diedarkan pada 19 Juni 2020. Dalam Akun itu, Yakobus Dumupa menulis, bahwa telah beberapa kali beredar kabar bohong di Kabupaten Dogiyai yang menyatakan, ia ditangkap KPK karena korupsi dan ditahan di tahanan KPK di Jakarta.

Kemudian, muncul berkali-kali berita bohong lainnya, yaitu Yakobus Dumupa ditangkap polisi karena melanggar aturan dan kini dipenjarakan di tahanan Polda Papua. Selain itu, Yakobus Dumupa dikabarkan telah dipecar Menteri Dalam Negeri karena menggunakan SK palsu untuk dilantik jadi Bupati Digiyai.
Bukan hanya itu, Yakobus Dumupa terus dihantam dan difitnah telah menggunakan APBD Kabupaten Dogiyai sehingga Polisi menangkap dan menahan sang bupati ini. Dan yang terakhir, muncul tuduhan, bahwa Yakobus Dumupa telah menggunakan Dana Covid-19 Kabupaten Dogiyai dan sekarang sedang ditahan.
Berbagai gempuran dengan isu miring yang dialamatkan kepada Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa tak membuat bupati yang satu ini goyah. Bahkan fitnahan yang diterimanya itu, dianggap sebagai vitamin dalam untuk menambah etos kerja dan terus berkarya demi rakyat dan kemuliaan nama Tuhan.

“Saya difitnah terus menerus, tapi saya ingat pesan bapak saya : IBO TOTOUYOKO, AKI  ENAA MANAA PEU MANAA YUWIINEE KAA.  EPA BEU KAA YAYUWIYAKE TOO TAI. UGATAMEE EPA TOO EDIMAI, OKAIYA GAITAGI DANI TIYAWITAGI KAA (Kalau jadi pemimpin, engkau akan mendengar banyak kabar yang baik dan buruk mengenai dirimu. Biarkan saja. Cukup berdoa kepada Tuhan. Tuhan akan mengatur semuanya dengan caranya sendiri),” ungkap Yakobus Dumupa dalam akun Facebooknya.

Lebih lanjut, Yakobus Dumupa menyetakan, sampai saat ini ia tetap berpegang pada nasehat bapaknya. “Dan terbukti, semua fitnah itu tidak benar. Dan fitnah itu muncul dari orang-orang yang sakit hati dan iri hati. Untuk itu, sampai saat ini, saya terus mengucap syukur atas semua yang Tuhan anugerahkan kepada saya sebagai Bupati Dogiyai,”

Menurut Yakobus, ia akan tetap bekerja dan melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang telah diberikan Tuhan dan rakyatnya. “ Demi kemuliaan nama Tuhan dan Rakyat Dogiyai, saya akan tetap bekerja,” tegas Yakobus.

Diakhir tulisannya, Bupati Dogiyai itu menulis, bahwa ia bukan seorang pecundang dan pengecut yang akan kalah dengan semua serangan itu. (Krist Ansaka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here