Beranda Kabar dari Kampung (KDK) Apa yang Kita Dapat dari PON XX?

Apa yang Kita Dapat dari PON XX?

116
0
BERBAGI

*Syukuran 68 Tahun Keluarga Khouw di Ayapo

Kristian Apa

Jayapura – NGK, Oktober 2021, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX akan digelar di Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan.  Untuk itu, kepada Keluarga Besar Khouw di Kampung Ayapo diharapkan untuk dapat memanfaatkan PON ini sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan bagi setiap keluarga.

Harapan ini disampikan salah satu tokoh masyarakat Ayapo, Kristian Epa dalam sambutannya sebagai Ketua Panitia Syukuran Keluarga Besar Khouw di Kampung Ayapo, belum lama ini. Menurut Kristian Epa, Titik sentral kegiatan PON akan dilakukan di Kampung Harapan. Untuk itu, even olahraga ini jangan hanya sebagai pagelaran olahraga semata,  tetapi perheletan olahraga ini harus memberikan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat. “Jadi, apa yang kita dapat dari PON XX ini?  PON ini selain sebagai pegelaran olahraga, tapi juga sebagai ajang wisata. Untuk kita, kita harus mempertsiapkan berbagai produk atau asesoris yang menarik untuk dijual atau ditawarkan pada para pengunjung.” Kata Kristian Epa.

Kristian Epa menghimbau, agar kita jangan jadi penonton disaat peluang untuk meraih uang, kita abaikan begitu saja.

Pertanyaannya sekarang, apakah even olahraga lebih sebagai pagelaran olahraga semata ? “Saya harap, Pemerinrtah Kabupaten Jayapura, untuk mempersiapkan masyarakat di sekitar Stadiun Lukas Enembe agar mereka dapat dapat berdaya untuk merebut peluang ini,” kata Kristian Epa.

SYUKURAN

Pernyataan Kristian Epa ini dilontarkan saat acara syukuran 68 tahun Keluarga Besar Khouw yang sudah terlepas dari belenggu kehidupan alam gaib dan kini hidup dalam kasih Kristus.

Ibadah acara syukuran ini dipimpin oleh Pdt Pdt Izak M Rahail S.Si. Teol. Dalam Khotbanya, pendeta meminta kepada Keluarga Besar Khouw atau masyarakat Ayapo supaya di tahun 2021, kehidupannya dapat menjkadi berkat bagi orang lain di Kampung Ayapo dan juga menjadi berkat bagi masyarakat di Kabupaten Jayapura.

Pendeta Rahail memberi contoh, seorang anak Ayapo bernama Kristian Epa yang dalam kehidupanya, ia menjadi berkat bagi masyarakat di Kabupaten Jayawija sejak 1986 hingga saat ini, ia bertugas di Kabupaten Mamberamo Tengah. “Jadi dari Kampung Ayapo, harus ada sinar yang dapat menerangi orang banyak,: kata Pendeta Rahail.

Acara syukuran ini dimerikan oleh Kelompok Suling Tambur “Bintang Timur Oheey” dari Kalkothe.

Kelompok Suling Tambur “Bintang Timur Oheey”

Dalam acara ini juga, Keluarga Besar Suku Khouw menyerahkan sumbangan dari kotak derma untuk Panitia Pembangunan atau Rehab Gereja Elim Ayapo. Penyerahan sumbangan ini dilakukan oleh Kristian Epa.

Kristian Epa Menyerahlan Sumbangan untuk Pembangunan Gereja di Ayapo

Dalam acara syukuran ini, masyarakat Khouw memilih Panitia syukuran untuk tahun 2022. Dan yang terpilih, bukan lagi laki-laki tapi kali ini, seorang perempuan Khouw yang tampil sebagai ketua, Yaitu Mama Tina Epa.

Keluarga Besar Khouw terdiri sejumlah marga yaitu : Puhili, Pulanda, Ohodo, Malamba, Aufa, Epa, Ikinda dan Epa-Yomo. (Ian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here