Beranda MIMIKA Studi Kelayakan Jalan Agimuga–Fakafaku–Timika Diseminarkan

Studi Kelayakan Jalan Agimuga–Fakafaku–Timika Diseminarkan

35
0
BERBAGI
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong memberikan sambutan pada seminar studi kelayakan pembangunan jalan (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

TIMIKA (21/8/26), NGK – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong secara resmi membuka Seminar Pendahuluan Studi Kelayakan dan Perencanaan Teknik Terinci (DED) Pembangunan Jalan Agimuga–Fakafaku–Timika, yang digelar Jumat (21/8/2026) di Ball Room Front One Hotel Timika. Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan dokumen perencanaan yang matang sebelum pembangunan infrastruktur strategis tersebut dilaksanakan.

Dalam sambutannya, Kemong menegaskan pembangunan jalan memiliki peran sangat penting untuk membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat serta barang, dan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Konektivitas wilayah di Kabupaten Mimika memiliki makna yang sangat strategis. Pembangunan jalan bukan sekadar menyediakan infrastruktur fisik, melainkan upaya membuka akses masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, kegiatan ekonomi, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya,” ujarnya.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong foto bersama peserta seminar (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Oleh karena itu, lanjut Kemong, penyusunan studi kelayakan dan dokumen perencanaan harus dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan berdasarkan kajian yang komprehensif, serta dapat dipertanggungjawabkan dari sisi teknis, administratif, ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

Seminar ini diharapkan menjadi forum pertukaran gagasan guna memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi dan kebutuhan pembangunan ruas jalan tersebut.

Kemong mengajak seluruh peserta untuk memberikan masukan, saran, dan informasi yang konstruktif agar dokumen yang dihasilkan nanti lengkap, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Khusus kepada tim konsultan dan seluruh pihak penyusun kajian, Kemong berpesan agar bekerja secara profesional, objektif, transparan, dan bertanggung jawab. Kajian tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik pembangunan, melainkan juga memperhatikan kondisi geografis, topografi, tanah dan hidrologi, aspek sosial-ekonomi, lingkungan hidup, tata ruang, budaya dan kearifan lokal, status dan kebutuhan lahan, keselamatan infrastruktur, serta aspek pembiayaan dan keberlanjutan.

“Kami tidak membutuhkan dokumen yang hanya baik secara administrasi. Kami butuh perencanaan yang realistis, dapat dilaksanakan, dan menjadi pedoman nyata demi kemanfaatan masyarakat. Setiap masukan dari lapangan harus menjadi bagian utama dalam penyusunan dokumen ini,” tegasnya.

Wakil Bupati Emenuel Kemong juga mengingatkan konsultan perencanaan agar berkoordinasi dengan instansi terkait sebab pembukaan jalan itu berada di kawasan hutan lindung sehingga perlu berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan agar bisa memastikan semua hal itu, berjakan dengan baik.

Dokumen studi kelayakan dan DED nantinya akan menjadi dasar kuat bagi Pemerintah Kabupaten Mimika dalam menetapkan kebijakan dan tahapan pembangunan Jalan Agimuga–Fakafaku–Timika. Kemong berharap perencanaan yang matang ini akan melahirkan infrastruktur yang memberi manfaat nyata bagi peningkatan konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, pelayanan dasar, dan kesejahteraan masyarakat Mimika pada umumnya.

Seminar ini dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, instansi vertikal, Kepala Distrik Agimuga dan Mimika Timur Jauh, tim perencana dan tenaga ahli, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pemangku kepentingan lainnya.(tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here