SENTANI, NGK – Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati ATR / BPN (IKAWATI ATR/ BPN) se – Provinsi Papua merayakan ibadah Paskah dengan berbagi kasih ketika mengunjungi Panti Asuhan Santo Egidius Polomo di Sentani, Kabupaten Jayapura pada 20 April 2022.

Pada Ibadah itu, Ikawati ATR / BPN bersama anak-anak Panti Asuhan dipimpin oleh Pastor Jhon Bunay. Tema paskah yang diusung, yaitu “Tak Terpisahkan dari Kasih Allah”. Dalam itu, Pastor Jhon mengajak semua untuk selalu harus dengan hati yang tulus melakukan hal kasih bagi sesama manusia dan juga kepada Tuhan.
Setelah Ibadah, Ketua Ikawati ATR / BPN Kanwil Papua, Ibu Alberthina Aleida Erari Aufa. menyerahkan bantuan kepada Pastor Didimus Kaki, OFM sebagai Pimpinan Panti Asuhan Asuhan Santo Egidius Polomo. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan sejumlah uang guna menopang panti asuhan dalam pelayanan kepada anak-anak.

Pada sambutannya, Ibu Alberthina menyatakan, bahwa Ikawati ATR / BPN terdiri dari Ikawati Kabupaten dan Kota Jayapura serta Ikawati Wilayah Papua. “Kami datang ke sini untuk bertemu dan berbagi kasih dengan anak-anak. Terima kasih bapa pemimpin panti asuhan yang telah menerima kami,” kata Ibu Alberthina.
Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Asuhan Santo Egidius Polomo, Pastor Didimus Kaki. OFM juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan kasih yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami di panti asuhan. Semoga Ikawati ATR / BPN diberkati Tuhan dalam setiap kerja dan tanggungjawab, baik di rumah maupun tempat kerja juga dalam organisasi.
Pastor Didimus juga menjelaskan tentang panti asuhan ini merupakan salah satu unit karya dari Yayasan Putri Kerahiman Papua (YAPUKEPA). Panti Asuhan ini menampung anak-anak yantim piatu dan keluarga tidak mampu dari berbagai daerah pedalaman di Papua.

“Jumlah anak- anak di sini sebanyak 37 orang. Mereka di sini sekolah tingkat SMP dan SMA. Diharapkan, anak-anak akan tinggal di sini sampai selesai sekolah dan mencari pekerjaan. Pengurus panti asuhan juga tidak menutup kemungkinan akan tetap membantu atau mendampingi mereka sampai masuk kuliah nanti,” ujar Pastor Didimu. (Vihky/ka)