JAYAPURA (6/3/26), NGK – Pengurus Daerah Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) Jayapura dan Byak terbentuk, setelah proses Panjang yang dilakukan Kepengurusan Daerah Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (AJMAN) wilayah Region Papua.
Kepengurusan AJMAN Jayapura dipilih melalui musyawarah yang fasillitasi oleh Badan Kordinator Region Papua AJMAN Nasional itu, berlangsung di Wamby, Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Rabu (5/3/2026). Sementara Kepengurusan AJMAN Byak dan Supiyori, terbentuk pada Senin (2/3/2026) di Byak.

Untuk Kepengurusan AJMAN Jayapura, David Viktor Done sebagai Ketua. Kemudian, Sekretaris -Theo Sama, Bendahara – Selvy Apaseray, Koordinator Bidang Organisasi – Daniel Eluay, Koordinator Bidang Pengembangan Kapasitas – Barsalina Y. Kreutha, Koordinator Bidang Advokasi – Feby Hembring, Koordinator Bidang Konten Media dan Ekonomi – Anagreth R. Eluay, serta Dewan Daerah – Krist Ansaka.

Pembentukan kepengurusan daerah Jayapura dan Byak ini merupakan hasil dari rangkaian konsolidasi yang melibatkan jurnalis komunitas, pegiat masyarakat adat, serta aktivis lingkungan yang selama ini aktif mengangkat isu-isu masyarakat adat dan perlindungan lingkungan di Papua.
Badan Kordinator Region Papua AJMAN Nasional Nees Makuba menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan di Jayapura dan Byak merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan jurnalisme masyarakat adat di wilayah Timur Indonesia.
Menurutnya, Papua memiliki banyak isu penting yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat, perlindungan hutan, serta keberlanjutan lingkungan hidup yang perlu terus disuarakan melalui kerja-kerja jurnalistik komunitas di akar rumput.
“Kehadiran AJMAN di daerah diharapkan menjadi ruang bagi jurnalis masyarakat adat untuk memperkuat kapasitas peliputan sekaligus memperjuangkan isu-isu masyarakat adat melalui media,” ujarnya kamis, (5/3/2026)
Sementara itu Dewan Nasional (DENAS) AJMAN Region Papua Robert Kromsiam dalam musyawarah pembentukan Pengurus Daerah Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara PD Byak dan Jayapura menunturkan, AJMAN merupakan salah satu organisasi sayab yang terpisah dari Departemen Infokom Aliansi Masyarakat Adat Nusantara PB AMAN pusat, yang di deklarasikan pada 9 agustus 2025 lalu, yang bertepatan dengan hari internasional Masyarakat adat di Guradog Kesepulan Banten Kidul.
Misi utama dari AJMAN sendri sebagai basis pergerakan masyarakat adat di komunitas, selaian menjadi menjadi penyambung suara, JMA juga diharapkan menjadi mediator advokasi dan edukasi kebutuhan dari kepentingan Masyarakat adat.
“ Kami saat ini terpisah dari infokom dan menjadi organisasi sayap PB AMAN Pusat, salah satunya menjadi penyambung lidah suara dari komunitas Masyarakat adat di kampung “ katanya.
AJMAN Nasional juga menargetkan pembentukan enam Pengurus Daerah di Region Papua sebagai bagian dari penguatan organisasi di tingkat wilayah. Selain Jayapura dan Byak yang telah terbentuk, beberapa daerah lain di Papua juga tengah dipersiapkan untuk membentuk kepengurusan serupa, yakni PD AJMAN Merauke, AJMAN Keerom, Fakfak dan Sorong.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan AJMAN semakin kuat dalam mendukung kerja-kerja dokumentasi, advokasi, dan kampanye media terkait isu masyarakat adat dan lingkungan hidup.
Dengan terbentuknya kepengurusan daerah di Jayapura dan Byak, diharapkan kerja-kerja kolaboratif antara jurnalis komunitas, masyarakat adat, dan organisasi sipil semakin solid dalam menyuarakan perlindungan wilayah adat serta keberlanjutan lingkungan di Tanah Papua.
AJMAN sendiri merupakan jaringan jurnalis masyarakat adat yang mendorong penguatan kapasitas warga adat dalam memproduksi informasi, mendokumentasikan realitas di wilayah adat, serta memperluas ruang publik bagi suara masyarakat adat di berbagai daerah di Indonesia. (nesta)








