Beranda Nusantara Membangun Distrik, Bupati Jayapura Jadi Supervisi di Kemandagri

Membangun Distrik, Bupati Jayapura Jadi Supervisi di Kemandagri

203
0
BERBAGI
Bupati Jayapura, Mathius Pholeuw Awoitauw (Foto : papuasatu.com)

Jayapura, NGK – Bupati Jayapura, Mathius Pholeuw Awoitauw, Senin (23/3/21) direncanakan akan tampil di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Narasumber dalam Rapat Supervisi Pelimpahan Kewenangan Kepada Camat atau Distrik dalam mendukung invovasi pelayanan terpadu di Kecamatan atau di Distrik.

Rencana ini tertuang dalam undangan tertanggal 15 Maret 2021 dari Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilyaan yang ditujukan kepada Bupati Jayapura.

Dalam rapat yang akan berlangsung dari Senin – Kamis (23 – 25 Maret 2021) itu, Mathius Pholeuw Awoitauw akan tampil dengan menyampaikan materi “Best Practice (Praktek Terbaik) : Distrik Membangun, Membangun Distrik (DMMD) di Kabupaten Jayapura.”

Tampaknya, Kabupaten Jayapura dijadikan contoh dari Distrik Membangun, Membangun Distrik (DMMD).

Dalam beberapa kesempatan, Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw menyatakan untuk pelaksanaan DMMB, atau menjadikan disktrik atau kecematan sebagai pusat data dan pelayanan public. Untuk itu, setiap pemerintahan distrik sudah harus segera menyiapkan data base yang akurat. “Jika kita tak punya data base, kita buat program yang tak sesuai kebutuhan, maka akan ada pemborosan waktu, tenaga dan biaya,” ujar Mathius Pholeuw Awoitauw.

Ucapan Mathius itu, bukan isapan jempol belaka. Pasalanya, program Pemerintah Kabupaten Jayapura yang menjadikan Pemerintahan Distrik sebagai pusat data, pusat informasi dan pusat pengetahuan, mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura pernah bekerjasama dengan Bappenas pada September 2020, menyelanggarakan pelatihan Distrik Membangun dan Membangun Distrik di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Jayapura.

Program Pemkab Jayapura yang menjadikan distrik sebagai pusat data, informasi dan pusat pengetahuan, dinilai sangat relevan dengan program Pemerintah Pusat.

“Hal ini sangat relevan dengan bagaimana kita mengawal pelaksanaan Otsus dan Inpres Percepatan Pembangunan Papua ke depan,” ungkap Awoitauw.

Program DMMD ini akan diberlakukan di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat karena distrik juga didorong sebagai pusat inovasi dan kewirausahaan, serta distrik juga akan didorong sebagai pusat pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

Bupati Jayapura, Mathius Pholeuw Awoitauw, SE., M.Si mengungkapkan, program yang dilaksanakan untuk menjadikan distrik sebagai pusat data, pusat informasi, pusat pengetahuan dan pusat layanan dasar, semuanya akan akan dilakukan dengan berbasis IT.

“Jadi datanya bersifat publik, siapa saja yang masuk ke laman yang ada bisa mengetahui informasi yang ada,” ungkapnya.

Bupati pun menyatakan bahwa sambutan positif Pemerintah Pusat yang ditindaklanjuti dengan akan turunnya Instruksi Presiden, menjadi kebanggaan sendiri bagi Kabupaten Jayapura. (Krist Ansaka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here