Beranda Lingkungan Masyarakat yang Buka Kebun di Cycloop, Akan Ditindak

Masyarakat yang Buka Kebun di Cycloop, Akan Ditindak

222
0
BERBAGI
Cagar Alam Cycloop Terus dirambah (Foto : PPLH Kabupaten Jayapura)

Kesepakatan untuk menyelamatkan Cycloop, butuh tindakan nyata. Koordinasi kerja antara provinsi dan kabupaten sangat diperlukan untuk menyelamatkan cagar alam ini. Setiap perambah atau masyarakat yang membuka kebun, harus ditindak.

 

SETANI, NGK – Cagar Alam (CA) Cycloop yang terus dirambah, kini mulai jadi perhatian serius dari Pj Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo, S.STP., MSi. Perhatiannya itu, tidak hanya di atas kertas. Ia memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Kabupaten Jayapura yang punya tugas dalam menjaga Cycloop agar mengkaji dan melakukan koordinasi ke provinsi dan lembaga teknis pemerintah lainnya, agar segera mendindak para perambah.

“Jika masih ada yang melanggar, ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Triwarno Purnomo dihadapan Pimpinan OPD dan Kapolres Jayapura serta para Pejabat Administrator dan Pengawas yang baru dilantik pada 17 Maret 2023 di Kemiri Sentani.

Pj Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo, S.STP., MSi (Foto: Viktor Done)

Triwarno Purnomo mengatakan, Cycloop yang indah dan gagahnya telah memberikan kehidupan bagi masyarakat Kabupaten Jayapura yang ada di sekitarnya.  “Saya ingin memberikan pesan kepada kita semua, bahwa Tuhan menganugerahkan alam Kabupaten Jayapura yang indah, dengan Cycloop-nya yang gagah memberikan kehidupan untuk kita semua, harus kita jaga, harus kita rawat, harus kita pelihara,” tutur Pj Bupati Jayapura

Lanjut, Pj Bupati Jayapura juga meminta kepada OPD teknis yang punya tugas dalam menjaga CA  Cycloop agar mengkaji dan melakukan koordinasi secara intensif kepada Provinsi dan lembaga teknis Pemerintah lainnya, agar perambahan itu bisa segera ditiadakan, jika masih ada yang melanggar bisa ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Untuk Asisten dan OPD yang terkait, saya minta untuk mengkaji. Kalaupun itu berbenturan dengan pelaksanaan kewenangan, maka kabupaten buat apa, dan provinsi buat apa, Kehutanan buat apa. Apakah kita perlu petugas dari Polisi Hutan (Polhut) di Provinsi?  Kalau dari Provinsi, kita semua sesuai dengan batasan kewenangan. Mungkin kita siapkan Pos jaganya. Tapi kalau kita bilang jaga cycloop – jaga cycloop, tapi tidak ada yang jaga.  Kita semua di kantor setiap hari. Kita tidak tahu, ada pembukaan lahan baru tiap hari terjadi,” ucap Triwarno Purnomo.

PJ Bupati Jayapura meminta Kapolres untuk buat nota kesepakatan (MoU – Memorandum of Understanding) bagi yang merambah dan membuka lahan di Cycloop.  “Kita berikan tindakan pidana ringan, supaya ada pelajaran, ” tutur Pj Bupati di hadapan Kapolres Jayapura yang saat itu hadir pada acara pelantikan.

Cagar Alam Cycloop masih terus dirambah, semoga apa yang disampaikan oleh Pj Bupati Jayapura bukan hanya sekedar isapan jempol belaka, namun ada tindakan nyata dari lembaga teknis yang menangani CA Cycloop.

Sudah saatnya CA Cycloop diselamatkan agar masyarakat yang hidup di sekitarnya selamat dan dapat melangsungkan kehidupan dengan aman, nyamat dan tentram, sehingga peristiwa empat tahun lalu atau tragedy 16 Maret tidak terulang lagi. (Viktor Done/KA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here