Beranda Pers AWP dan Pemuda Katolik Nyalakan Obor, Mengukir Harapan di Tanah Papua

AWP dan Pemuda Katolik Nyalakan Obor, Mengukir Harapan di Tanah Papua

22
0
BERBAGI
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Sekolah Jurnalistik antara Asosiasi Wartawan Papua (AWP) dengan Pemuda Katolik Komisariat Daerah Papua. (Foto: AWP).

JAYAPURA, 14 Juli 2026 – Di tengah riuh semangat membangun masa depan, sebuah langkah bersejarah baru saja ditandatangani di Sekretariat Asosiasi Wartawan Papua (AWP), Selasa siang (14/7/2026). Asosiasi yang menaungi para penjaga kebenaran di ujung timur Indonesia ini resmi menjalin ikatan erat dengan Pemuda Katolik Komisariat Daerah Papua, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Sekolah Jurnalistik untuk sebuah gerbang emas bagi generasi muda Papua untuk menyalakan cahaya suara sendiri.

Perjanjian ini adalah buah dari pertemuan hati dan visi dua kekuatan yang peduli pada kemajuan putra-putri daerah. Hadir sepenuh jajaran pengurus kedua organisasi, momen ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan terbesar Papua bukanlah pada kekayaan alamnya semata, melainkan pada potensi luar biasa yang tersimpan di dalam jiwa pemudanya.

Program Sekolah Jurnalistik ini terbuka lebar tanpa batas bagi seluruh anggota aktif Pemuda Katolik, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, hingga pelajar SMA dan SMK di seluruh penjuru Provinsi Papua. Kerjasama ini menjadi undangan mulia untuk siapa saja yang memiliki api, ingin tahu dan keberanian untuk menyuarakan kebenaran.

Usai Penandatangan Kerjasama AWP dengan Pemuda Katolik Papua. (Foto: AWP)

“Hari ini kita resmi bermitra dengan Asosiasi Wartawan Papua. Tujuan kita satu, mewujudkan Sekolah Jurnalistik ini menjadi kenyataan yang bermanfaat bagi semua,” ujar Ketua Komisariat Pemuda Katolik Papua, Robert Yewen, dengan nada yang penuh harap dan tekad.

Silabus pembelajaran telah disusun matang oleh para ahli di AWP, siap menjadi bekal berharga bagi para peserta. Setelah penandatanganan ini, langkah selanjutnya adalah membuka pendaftaran bagi mereka yang benar-benar serius ingin mendalami dunia jurnalistik. Selama 12 kali pertemuan penuh pembinaan, materi akan disampaikan secara terstruktur, membawa peserta dari pemahaman dasar hingga kemampuan menyajikan berita yang bertanggung jawab.

Pemuda dan Pemudi Katolik. (Foto: AWP)

“Ini adalah bagian dari janji kita untuk berkolaborasi, memberdayakan generasi muda Katolik di Papua, terutama di wilayah Jayapura Raya, agar mampu menjadi pelopor informasi yang jujur,” tambah Yewen.

Ia berharap anak muda yang ada di basis organisasi kemasyarakatan maupun lingkungan gereja dapat merangkul kesempatan ini, mengambil peran penting sebagai pengabdi kebenaran.

Lebih dari sekadar pelajaran teori, program ini menawarkan pengalaman yang tak ternilai harganya. Peserta akan dibimbing langsung oleh para jurnalis senior yang telah bertahun-tahun melintasi lembah dan bukit Papua demi menyampaikan fakta.

Ketua AWP, Elisa Sekenyap, menyambut kepercayaan ini dengan tangan terbuka dan tanggung jawab besar. “Karena kami adalah mereka yang sehari-hari berkecimpung di dunia ini, Pemuda Katolik meminta kami untuk membagikan apa yang kami miliki—ilmu, pengalaman, dan etika jurnalistik,” ujarnya.

 

Pembahasan dan penjelasan Perjanjian kerjasama. (Foto: AWP)

Dalam 12 sesi pertemuan itu, AWP akan menyusun materi secara bertahap: mulai dari pengenalan dasar dunia pers, teknik pencarian berita, penulisan berita, hingga evaluasi dan penilaian akhir yang menguji kesiapan peserta. “Mengingat sebagian besar peserta belum memiliki latar belakang jurnalistik, kami pastikan fondasi yang dibangun kokoh dan mudah dipahami,” jelas Sekenyap.

Setelah momen bersejarah ini, AWP akan segera menyusun jadwal pelaksanaan serta menunjuk pengurus terbaik untuk memandu setiap tahap pembelajaran. Kerja sama ini telah disepakati berlangsung selama satu tahun penuh, mulai dari pertengahan 2026 hingga pertengahan 2027. Ini waktu yang cukup untuk menumbuhkan tunas-tunas baru pers Papua yang tangguh.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemuda Katolik Papua. Kepercayaan yang diberikan ini adalah amanah besar, dan kami akan menjaganya sebaik mungkin. Mari kita bersama-sama melahirkan jurnalis-jurnalis muda Papua yang berintegritas, berani, dan membawa nama baik tanah kelahirannya,” pungkas Elisa Sekenyap. (AWP/Naldo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here