Beranda MIMIKA Membawa Doa dan Harapan, Jamaah Haji Mimika Dilepas untuk Menunaikan Rukun Islam...

Membawa Doa dan Harapan, Jamaah Haji Mimika Dilepas untuk Menunaikan Rukun Islam Kelima

54
0
BERBAGI
Bupati Mimika, Johanes Rettob saat memberikan pesan kepada para jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

TIMIKA (28/4/26), NGK– Suasana haru penuh khidmat menyelimuti Gedung Eme Neme Yaware Timika pada Selasa (28/4/2026). ketika 120 calon jamaah haji Kabupaten Mimika, lengkap dengan busana putih ihram, berkumpul untuk mengikuti acara pelepasan resmi menuju Tanah Suci.

Jamaah haji dan haja yang akan berangkat ke tanah suci (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

Dari Mimika, ada 120 calon jemaah haji.  Calon termuda usia 18 tahun dan usia calon Jemaah haji tertua 92 tahun. Para Jamaah haji ini didamping tiga orang petugas.

Hadir pada acara pelepasan Jemaah haji ini, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dan Ketua DPRD Mimika, Primus Natikapereyau, serta sejumlah pejabat lainnya.

Ketua DPRD Mimika, Primus Natikapereyau, Bupati Mimika, Johanes Rettob dan Wakil Bupati, Emanuel Kemong menghadiri acara pelepasan jamaah haji pada Selasa(28/4/2026) di Graha Emeneme Jauware Timika (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

Di hadapan para pejabat, keluarga, dan seluruh jemaah, Bupati Mimika, Johannes Rettob yang didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong  menyampaikan sambutan yang hangat, menyentuh hati dan penuh makna. Dengan bahasa yang sederhana namun tegas, Johanes Rettob memadukan sapaan budaya lokal dengan pesan-pesan universal yang mudah dipahami dan dirasakan oleh semua hadirin.

Ketua KPUD Mimika, Dete Abugau turut menghadiri acara pelepasan jamaah haji (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

Dalam sambutannya, Bupati membuka acara dengan salam dan sapaan khas daerah yang disambut dengan hangat. Ia menekankan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji bukan sekadar perjalanan wisata rohani, melainkan sebuah anugerah dan berkah luar biasa dari Tuhan Yang Maha Esa.

Penjemputan Bupati Mimika, Johanes Rettob dan Wakil Bupati, Emanuel Kemong di pelataran Graha Emeneme Yauaware (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

“Kita bersyukur karena ini adalah kesempatan emas. Banyak yang berharap, namun hanya kalian yang dipanggil untuk hadir di sana,” ujar Bupati Rettob menekankan betapa berharganya momen tersebut bagi setiap jemaah.

Mengingat perjalanan yang jauh dan perbedaan kondisi cuaca serta lingkungan di Arab Saudi, Bupati memberikan nasehat yang sangat humanis dan penuh perhatian. Ia berpesan agar para jemaah benar-benar menjaga kesehatan fisik mereka.

Jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

“Perjalanan ini panjang dan melelahkan. Oleh karena itu, jaga kesehatan kalian dengan baik. Manfaatkan waktu istirahat dengan maksimal untuk memperbaiki kondisi badan, agar ibadah bisa berjalan lancar dengan hati yang tenang,” pesan Johannes Rettob.

Jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

Selain kesehatan, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi. “Bawalah semua dokumen dan barang-barang yang diperlukan sesuai ketentuan, jangan sampai ada yang tertinggal atau terlupa,” tambahnya.

Menjaga Nama Baik dan Harmoni

Salah satu pesan terpenting yang disampaikan adalah tentang etika dan perilaku. Bupati menekankan agar selama berada di Tanah Suci maupun dalam perjalanan, seluruh jemaah mampu menjaga nama baik diri, keluarga, dan khususnya nama baik Kabupaten Mimika dan Indonesia.

Foto bersama (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

“Jangan ada pertengkaran, jangan ada sikap yang tidak baik. Kita semua bersaudara. Jaga sikap, disiplin, dan kerukunan antar sesama jemaah,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar jamaah senantiasa menjaga kebersihan dan ketertiban di tempat tinggal maupun di area ibadah nanti, sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan terhadap tempat yang suci.

Foto bersama (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati Mimika).

Johannes Rettob juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Mimika dengan Kementerian Agama serta seluruh panitia pelaksana. Koordinasi yang solid ini dilakukan demi memastikan seluruh proses keberangkatan, pelayanan, hingga kepulangan nanti berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami berdoa semoga perjalanan kalian diberkahi, dilindungi, dan diterima segala amal ibadahnya. Pulanglah dengan hati yang suci, pikiran yang tenang, dan membawa keberkahan untuk keluarga serta masyarakat Mimika,” tutup Bupati dengan penuh harap.

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama, mengiringi langkah para jamaah yang siap mengemban tugas suci menunaikan panggilan Illahi, membawa doa-doa terbaik bagi negeri dan tanah kelahiran mereka di Mimika. (tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here