
Johannes Rettob Lantik Pengurus KORMI Intan Jaya, Tekankan Olahraga untuk Kesehatan dan Kedamaian
TIMIKA (2/5/26), NGK – Suasana hangat penuh semangat kekeluargaan mewarnai acara pelantikan pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Intan Jaya yang digelar di Ball Room Hotel Horison Diana Timika, Sabtu (2/5/2026).
Ketua Umum terpilih, Asir Murib yang juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Intan Jaya. Sedangkan Ketua Harin, Benami Zoani. Wakil Ketua – Mariana Sani, Sekretaris Umum – Rizki Jordan Simanjuntak, Wakil Sekretaris – Tedi Manseni, Bendahara – Benni Wenda, dan Auditor – Isak Wetapo.

Bupati Mimika Johannes Rettob yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Provinsi Papua Tengah, Ketika melantik KORMI Kabupaten Intan Jaya menyampaikan sambutan yang sarat makna, humor, dan semangat kebugaran bagi hadirin.
Dalam sambutannya yang khas dan santai namun tegas, Rettob mengawali acara dengan salam hangat serta permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Intan Jaya yang terkendala jadwal penerbangan saat mengantar siswa ke Sugapa.

Rettob menjelaskan perjalanan KORMI Papua Tengah yang kini memasuki tahun ketiga memiliki tujuan utama: Menyehatkan masyarakat. Ia menyoroti pentingnya melestarikan olahraga tradisional yang mulai tergerus zaman, mulai dari permainan gam, backlem, katapel, hingga permainan di sungai dan layang-layang yang kini mulai jarang dimainkan anak-anak karena lebih suka video game.

“Intinya KORMI ini tujuannya untuk olahraga masyarakat. Kita menyehatkan masyarakat. Karena olahraga membuat kita sehat, bugar, pikiran lancar,” tegas Rettob.
Tak hanya soal permainan rakyat, Rettob juga memaparkan capaian membanggakan Papua Tengah di kancah nasional bahkan internasional. Mulai dari olahraga Sepak Bola Jalan yang mewakili Indonesia di Piala Dunia, hingga prestasi gemilang cabang Panah Berkuda.

Dengan banga ia menceritakan kisah atlet muda Papua Tengah yang berhasil meraih medali perak (Juara 2) tingkat nasional, padahal saat berlatih di daerah mereka tidak memiliki kuda asli. “Kita latihan pakai ban-ban yang digoyang-goyang. Ternyata hasilnya luar biasa, kita bawa pulang medali perak. Itu artinya, kalau ada kemauan, semua pasti bisa,” paparnya disambut tepuk tangan hadirin.
Filosofi ‘Kalah Menang Semua Senang’
Yang menjadi sorotan utama dalam sambutan tersebut adalah filosofi KORMI yang berbeda dengan olahraga prestasi pada umumnya. Rettob menekan di KORMI, tidak ada yang kecewa atau marah jika kalah.

“Motonya KORMI itu: Kalah menang semua senang. Kalau di olahraga prestasi ‘kan sering protes kalau kalah, marah-marah. Tapi di sini, kalah pun kita puas. Itu yang membuat saya senang jadi Ketua KORMI, tidak pusing kepala,” candanya yang memecah tawa hadirin.
Lebih jauh, Rettob menyampaikan olahraga memiliki dampak besar (multiple effect) bagi masyarakat. Selain tubuh sehat dan ekonomi bisa ikut naik, olahraga juga menjadi media perdamaian.
“Orang kalau sudah olahraga, dia lupa yang lain. Dia tidak pikir perang, tidak pikir yang lain-lain. Yang dipikir cuma mau senang, mau sehat,” ujarnya.
Dukungan Penuh dan Harapan
Acara pelantikan ini menjadi bukti perkembangan organisasi di Papua Tengah, setelah sebelumnya Mimika dan Nabire telah terbentuk, kini giliran Intan Jaya yang resmi dikukuhkan. Dalam waktu dekat, KORMI Provinsi juga berencana melantik pengurus di Deiyai dan Dogiyai.

Rettob juga mengapresiasi penuh dukungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya yang menanggung penuh kegiatan tersebut. Ia berpesan agar pengurus yang baru dilantik segera bekerja membentuk organisasi dan menggerakkan masyarakat.
“Jarak Intan Jaya ke Timika ‘kan cuma 30 menit terbang. Kalau hari Jumat libur, silakan datang ke sini, latihan bareng-bareng,” ajaknya.
Mengakhiri sambutan, Johannes Rettob berharap momentum ini menjadi awal yang baik untuk masyarakat Intan Jaya agar semakin sehat, bugar, dan damai. (tob/ka)







