Beranda Kabar dari Kampung (KDK) “Bintang Timur Ohey’, Siap Meriahkan Peresmian Stadion LE

“Bintang Timur Ohey’, Siap Meriahkan Peresmian Stadion LE

125
0
BERBAGI

 

Kelompok Musik Sulba Bintang Timur Ohey bersama Kristian Epa dan Istrinya Sipora Yulce Ohee. (Foto: NGK)

KELOMPOK  musik  Suling Bambu (Sulba) ‘Bintang Timur Ohey’  siap memeriakan peresmian Stadion  Lukas Enembe di Kampung Harapan yang direncanakan pada 23 Oktober 2020.  “Kami siap memeriahkan peresmian Stadion Lukas Enembe (LE) dan juga sejumlah venue PON XX Papua tahun 2021,” ungkap, Ketua Kelompok musik  Suling Bambu ‘Bintang Timur Ohey’, Berce Pulalo ketika ditemui New Guine Kurir (NGK) di kediamannya di Kalkothe, Kampung Harapan  pada Minggu 18 Oktober lalu.

Berce menjelaskan,  Kelompok musik  Sulba ‘Bintang Timur Ohey’ dalam mempersiapkan lagu-lagu, kelompok ini selalu dihadapkan dengan permasalahan seragam.

Kristian Epa ketika memberikan Seragam ‘Jas Batik’ kepada Berce Pulalo, Ketua Kelompok Musik Sulba Bintang Timur Ohey. (Foto : NGK)

Tapi puji Tuhan, pergumulan ini terjawab dengan hadirnya, seorang tokoh masyarakat asal Kabupaten Jayapura, Kristian Epa, S.Sos dan istrinya Sipora Yulce Ohee untuk memberikan bantuan jas batik yang akan dipakai pada peresmian stadion.  “Kami tidak menyangka,  kalau ada salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Jayapura yang tergerak hatinya untuk memberikan dukungan kepada  Kelompok musik  Suling Bambu ‘Bintang Timur Ohey’” ungkap Berce Polalo.

Usai memberikan bantuan itu, Kristian Epa dan Isrtrinya berbincang-bincang dengan anggota Kelompok musik  Suling Bambu ‘Bintang Timur Ohey’. “Saya berharap, bantuan jas batik yang saya berikan ini dapat diterima  dan dipergunakan saat menjamu tamu sekaligus memeriahkan acara peresmian stadion,” kata Kristian Epa kepada anggota kelompok Suling Bambu itu.

Selain itu, Kristian Epa juga menyatakan, bahwa Kelompok musik  Suling Bambu ‘Bintang Timur Ohey’ selalu tampil memuji Tuhan dengan suling bambu.

Kelompok Musik Sulba Bintang Timur Ohey

“Saya tertarik memberikan bantuan ini, karena rata-rata anggota kelompoknya adalah orang tua dan mereka terus memuliakan nama Tuhan melalui musik suling bambu. Bantuan yang saya berikan ini adalah salah satu bentuk perhatian yang lahir dari sikap yang berpihak terhadap masyarakat adat di Kabupaten Jayapura,” kata Kristian Epa yang kini menjabat sebagai Asisten I, Setwilda Kabupaten Mamberamo Tengah. (KA)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here