
TIMIKA (12/5/26), NGK– Di bawah langit cerah Kampung Amar, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti halaman Kantor Distrik pada Senin (11/5/2026) pagi.

Puluhan warga, mulai dari orang tua, ibu hamil, hingga anak-anak PAUD, berkumpul dengan senyum menyapa kedatangan Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ibu Suzy Rettob beserta Wakil Ketua TP PKK Mimika, Ibu Periana Kemong dan jajaran anggota. Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal langkah nyata mendampingi masyarakat dari dekat.

Momen utama hari itu adalah pelantikan pengurus TP PKK Distrik Amar yang baru. Di hadapan warga yang hadir, Ibu Suzy Rettob menyampaikan amanah kepada para pengurus, dengan pesan yang menyentuh hati, “TP PKK adalah keluarga besar. Tugas kita bukan hanya mengurus administrasi, tapi hadir mendengar, memahami, dan bekerja sama demi kesejahteraan setiap keluarga di sini. Mulai dari dapur rumah tangga, kesehatan anak, hingga ketahanan pangan, semuanya menjadi tanggung jawab kita bersama.” Kalimat itu disambut tepuk tangan meriah dan harapan yang terlihat jelas di mata para pengurus maupun warga yang hadir.

Sebagai Ketua TP PKK Distrik Amar yang baru saja dilantik, Ibu Hesti Tadijoh mengaku merasa terhormat sekaligus siap mengemban amanah besar ini. Dengan suara penuh keyakinan, ia menyampaikan tekadnya di hadapan rombongan dan warga:

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami para pengurus baru berjanji tidak akan bekerja sendiri, melainkan bergerak bersama ibu-ibu dan seluruh warga Kampung Amar. Kami ingin TP PKK di sini benar-benar menjadi rumah tempat berbagi ilmu, saling membantu, dan membangun keluarga yang lebih sehat, cerdas, dan mandiri. Apa yang dimulai hari ini akan kami lanjutkan hingga ke pelosok-pelosok kampung.”

Setelah seremonial pelantikan, kegiatan berlanjut menjadi rangkaian aksi nyata yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga, dilaksanakan oleh seluruh anggota TP PKK melalui empat kelompok kerja (Pokja I–IV). Suasana semakin hidup saat ibadah oikumene digelar bersama, menjadi momen persatuan dan doa bersama untuk kemajuan serta kesejahteraan seluruh warga Kampung Amar.

Di sudut halaman lain, kelompok anak-anak PAUD berbaris rapi dengan mata berbinar-binar. Mereka menerima seperangkat alat tulis sambil tersenyum lebar, hadiah kecil yang menjadi semangat baru untuk belajar dan menggapai cita-cita. Seorang ibu bernama Ibu Marta, yang datang bersama anaknya, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.
“Anak saya sangat senang sekali dapat pensil dan buku baru. Kadang kami keterbatasan biaya untuk membeli perlengkapan sekolah, jadi bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih karena sudah mengingat anak-anak kami di sini, semoga mereka bisa tumbuh menjadi anak-anak pintar dan berguna nanti,” ujarnya sambil mengelus kepala anaknya yang masih memegang erat alat tulis barunya.

Sementara itu, di sisi lain, ibu-ibu dan warga dewasa berkerumun antusias menerima bibit tanaman cabai dan kelor. Ketua TP PKK,Ibu Suzy dan Wakil Ketua, Ibu Periana ikut turun tangan menanamkan bibit pertama di lahan sekitar kampung, menjelaskan kepada warga betapa pentingnya tanaman ini sebagai sumber gizi sekaligus dukungan ketahanan pangan rumah tangga. “Cabai dan kelor mudah ditanam, murah, tapi manfaatnya besar untuk kesehatan keluarga. Ini cara kita membuat setiap rumah memiliki cadangan pangan sendiri,” ujarnya saat memandu penanaman.
Ibu Elisabet, warga yang dengan sigap membawa pulang beberapa bibit ke rumahnya, berbagi harapannya. “Saya sudah sering dengar kelor itu bagus untuk kesehatan, tapi belum pernah menanamnya sendiri. Hari ini diajari cara menanam dan merawatnya, juga dapat bibitnya langsung. Nanti saya tanam di pekarangan rumah, biar anak-anak bisa makan sayur yang sehat dan gratis. Kalau berhasil, nanti saya juga akan bagi bibitnya ke tetangga.”

Pelayanan kesehatan juga menjadi fokus utama hari itu. Posyandu dibuka luas, memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, penimbangan berat badan balita, serta penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil dan keluarga. Sebagai bentuk dukungan gizi, makanan tambahan bergizi dibagikan secara langsung, memastikan ibu hamil dan balita mendapatkan asupan yang cukup untuk tumbuh kembang yang baik. Seorang ibu hamil warga Kampung Amar, mengungkapkan rasa syukurnya dengan mata berkaca-kaca:
“Kami senang sekali ada kegiatan seperti ini. Bisa diperiksa kesehatan, dapat makanan bergizi, sekaligus diajari cara menanam sayur sendiri di rumah. Rasanya diperhatikan dan tidak sendiri. Semoga kegiatan seperti ini sering datang ke kampung kami, karena manfaatnya sangat terasa sekali bagi kami yang tinggal di daerah jauh dari kota.”

Kegiatan di Kampung Amar ini merupakan cerminan nyata dari misi TP PKK Kabupaten Mimika: memberdayakan keluarga, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, serta mempererat pelayanan sosial kemasyarakatan. Semua langkah yang diambil hari ini — mulai dari pelantikan pengurus, pembagian alat tulis, penanaman bibit, hingga pelayanan kesehatan — bukan sekadar program kerja di atas kertas, melainkan benih-benih harapan yang ditanamkan untuk masa depan keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera di Distrik Amar.
Saat kegiatan berakhir dan rombongan TP PKK mulai berpamitan, warga masih berdiri melambaikan tangan. Di balik senyum dan ucapan terima kasih, tersimpan keyakinan bahwa kehadiran TP PKK hari ini akan terus berbuah manis, tumbuh bersama masyarakat, dan mewujudkan perubahan kecil yang berarti bagi kehidupan sehari-hari. (tob/ka)







