
TIMIKA (20/5/26), NGK – Di tengah suasana penuh semangat dan kebahagiaan, Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika menjadi saksi langkah awal lahirnya bibit-bibit unggul pelajar daerah ini.

Pada Rabu, 20 Mei 2026, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong secara resmi membuka dua agenda bergengsi sekaligus: Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP tingkat Kabupaten Mimika.
Acara ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan panggung besar bagi ratusan siswa untuk membuktikan bakat, kreativitas, dan semangat juang mereka.
Hadir dalam momen penting ini jajaran pimpinan Dinas Pendidikan, para pengawas sekolah, kepala sekolah, guru pendamping, orang tua, dewan juri, serta para peserta yang datang dari berbagai penjuru sekolah di Mimika. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa pengembangan potensi anak-anak muda adalah tanggung jawab bersama.

Sebagai penanggung jawab pelaksanaan, Ketua Panitia Ignasius Valuk menjelaskan FLS3N dan O2SN telah menjadi agenda tahunan yang disusun dengan matang. Kegiatan ini berlandaskan program kerja sekolah, kalender pendidikan, petunjuk teknis, hasil musyawarah para pendidik, serta didukung penuh melalui anggaran Dinas Pendidikan. Tujuannya jelas: membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap siswa untuk berkembang, berkreasi, dan berprestasi.
“Kami ingin meningkatkan partisipasi seluruh sekolah, menumbuhkan rasa percaya diri, serta menyeleksi yang terbaik untuk membawa nama Mimika ke jenjang yang lebih tinggi. Ini adalah wujud nyata pembinaan minat dan bakat, baik di jalur akademik maupun non-akademik,” ungkap Ignasius, memaparkan visi di balik terselenggaranya kegiatan ini.
Rangkaian kegiatan terbagi dalam dua gelombang. Bagian seni dan sastra, FLS3N, langsung digelar pada hari pembukaan hingga 21 Mei mendatang. Sebanyak 111 siswa terpilih dari 57 SMP akan bersaing dalam tujuh cabang lomba yang sangat beragam: mulai dari menyanyi solo, tari kreasi, pantomim, musik tradisional, ilustrasi, kreativitas musik tradisional, hingga menulis cerita pendek. Di sini, kepekaan rasa, kreativitas, dan kekayaan budaya akan ditampilkan dalam bentuk karya terbaik para peserta.
Sementara itu, semangat kompetisi akan berlanjut ke bidang olahraga pada 8 hingga 11 Juni 2026 mendatang. Berbeda dari FLS3N, O2SN akan berpindah lokasi ke Mimika Sport Center, Kolam Renang Kuala Kencana, dan Lapangan Badminton. Sebanyak 46 siswa dari 16 sekolah siap menguji kekuatan, kecepatan, dan ketangkasan dalam lima cabang olahraga: atletik, bulutangkis, pencak silat, renang, dan panjat tebing.

Puncak acara pembukaan diwarnai dengan sambutan sekaligus peresmian pembukaan oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkan ajang ini. Bagi Emanuel, FLS3N dan O2SN memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar piala dan kemenangan.
“Anak-anakku sekalian, kegiatan ini adalah sarana pembentukan karakter. Di seni dan sastra, kalian belajar mengekspresikan diri dan melestarikan budaya. Di olahraga, kalian belajar disiplin, kerja sama, dan kejujuran. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal terbesar kalian di masa depan,” tegas Emanuel di hadapan ratusan pelajar.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam kompetisi, hasil akhir menang atau kalah adalah hal yang wajar. Namun, pengalaman, persahabatan, dan proses belajar adalah kemenangan sesungguhnya yang tak ternilai harganya. “Jadikan setiap tahapan ini sebagai cara membentuk mental juara dan kepribadian yang tangguh,” tambahnya.
Kepada para juri dan wasit, Wakil Bupati berharap penilaian berjalan profesional, objektif, dan adil, agar benar-benar terpilih perwakilan yang layak mewakili Mimika di tingkat provinsi hingga nasional. Ia juga mengajak orang tua dan guru untuk terus mendampingi, karena dukungan dari lingkungan terdekat adalah kunci utama kesuksesan anak-anak.

Di akhir sambutannya, Emanuel Kemong secara resmi membuka kegiatan ini dan menyampaikan pesan yang membara bagi seluruh peserta. “Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, junjung tinggi sportivitas, dan raih prestasi setinggi langit. Jadilah kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan Kabupaten Mimika tercinta. Selamat berlomba dan berkarya!”
Dengan dibukanya kegiatan ini, dimulailah babak baru pencarian bibit unggul Mimika. Melalui seni yang indah dan olahraga yang tangguh, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas dan sehat, tetapi juga berkarakter kuat dan mampu membawa daerah ini melangkah lebih maju.(tob/ka)







