
NABIRE (14/7/26) , NGK – Provinsi Papua Tengah, masih menyimpan tantangan akses. Walau begitu, sebuah pesawat membawa lebih dari sekadar beban kargo pagi itu, awal Juli lalu.
Pesawat itu mengangkut janji, perhatian, dan napas baru bagi warga di Kabupaten Intan Jaya. Ada 11 koli penuh logistik kesehatan—obat-obatan esensial dan Bahan Medis Habis Pakai—resmi terbang dari Nabire menuju Sugapa, bukti nyata gerak cepat Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjaga kesejahteraan rakyatnya.
Penerbangan yang berangkat tepat pukul 08.05 WIT ini bukan sekadar pengiriman rutin. Ini adalah kelanjutan nyata dari komitmen terencana untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses pelayanan dasar, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Dokter Agus, menegaskan bahwa langkah ini diambil sepenuhnya sesuai arahan pimpinan tertinggi daerah. “Sesuai instruksi Bapak Gubernur, kami terus mengawasi dan mengoordinasikan setiap pergerakan logistik dengan sangat ketat. Barang yang sebelumnya telah disiapkan dan diamankan di gudang kargo, hari ini resmi diberangkatkan dan dipastikan segera tiba di tangan pihak yang membutuhkan di Sugapa,” ujarnya dengan tegas.
Bantuan yang dikirimkan kali ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan beberapa puskesmas dan fasilitas kesehatan di wilayah Sugapa dalam kurun waktu tertentu. Ini bukanlah intervensi pertama: sebelumnya, Instalasi Farmasi Provinsi telah lebih dulu menyalurkan bantuan tahap awal berupa kebutuhan paling mendesak—mulai dari cairan infus hingga obat-obatan dasar—sebagai langkah tanggap darurat.
Dokter Agus menambahkan, pengiriman ini adalah rangkaian upaya berkelanjutan agar pelayanan kesehatan di Intan Jaya tidak pernah terputus. Sementara untuk rencana pengerahan tim medis langsung ke lokasi, pihaknya menegaskan kesiapan penuh meski menunggu momen yang tepat.
“Seluruh jajaran tim Dinkes Provinsi saat ini dalam posisi siaga penuh. Kami terus berkoordinasi erat dengan pihak terkait, menunggu rekomendasi keamanan serta petunjuk lebih lanjut sebelum turun langsung ke lapangan,” jelasnya.
Melalui langkah proaktif ini, Pemprov Papua Tengah berharap setiap butir obat dan setiap peralatan yang dikirimkan dapat segera dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bukan sekadar mengisi gudang, melainkan menyelamatkan nyawa, meredakan keluhan, dan memastikan pelayanan kesehatan bagi saudara-saudara kita di Intan Jaya tetap berjalan optimal, berkelanjutan, dan penuh kepedulian. (ka)







