
Seluruh jajaran PKK Harus dapat menyusun program kerja yang terukur, realistis, dan memiliki indikator hasil yang jelas, serta menjauhi kegiatan yang hanya bersifat seremonial.
TIMIKA (3/8/26), NGK – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika Tahun 2026 resmi digelar pada Senin (3/8/2026) di ruang Multi Purpose Hotel Grand Tembagapura di Timika.
Raker yang bertemakan ‘Penguatan Kelembagaan dan Sinergitas Menuju Gerbang Emas’, kegiatan ini dihadiri 190 peserta yang terdiri dari pengurus TP PKK Kabupaten serta perwakilan dari 18 distrik se-Kabupaten Mimika.
Hadir dalam Raker ini, Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Emanuel Kemong, PJ Sekda, Abraham Kateyau, seluruh pimpinan OPD yang menyempatkan hadir walaupun sibuk, Pimpinan PT Freeport Indonesia, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mimika, Ny. Periana Kemong, Kepala-kepala distrik beserta para lurah dan kepala kampung yang selalu mendukung Tim Penggerak PKK di masing-masing distrik, dan Ketua-ketua organisasi wanita.

Ketua Panitia Pelaksana, Sarah Lisa dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020. Tujuan Raker ini untuk menyelaraskan sepuluh program pokok PKK dengan kebijakan pemerintah daerah, merumuskan program kerja satu tahun ke depan, sekaligus mengevaluasi capaian yang telah dilaksanakan.
“Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, yang menyampaikan materi mulai dari kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, program wajib belajar 13 tahun, pemanfaatan lahan pekarangan, hingga penanganan kekerasan dalam rumah tangga,” ujar Sarah Lisa. Pendanaan kegiatan ini bersumber dari dana hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026.
Sarah Lisa menyampaikan, narasumber dan pemateri, yaitu dr. Leonar Pardede membawakan materi Kesehatan Alat Reproduksi dan Akibat Pernikahan Dini. Ibu Martina (Staf Ahli TP PKK Provinsi Papua) membawakan materi Gerakan PKK. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anton Welerubun membawakan materi Wajib Belajar 13 Tahun. Kepala Dinas Pertanian membawakan materi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah. Ibu Aryanti Christian Yoku (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana) membawakan materi Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Susana Susy Herawaty Rettob menyampaikan selama satu tahun terakhir pihaknya telah berperan aktif mendukung pembangunan daerah, antara lain dalam bidang pendidikan melalui dukungan program wajib belajar, kesehatan dan gizi melalui pencegahan stunting serta penguatan Posyandu, ketahanan pangan lewat gerakan satu rumah satu pohon, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

“Rakerda ini menjadi wadah untuk menyatukan persepsi dan menetapkan program unggulan yang lebih tepat sasaran. Sebelumnya kita juga telah melaksanakan lomba paduan suara antar distrik untuk memupuk rasa cinta tanah air menyongsong Hari Kemerdekaan ke-81,” tambahnya.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, Bupati Mimika, Johannes Rettob memuji jaringan organisasi PKK yang tersusun rapi hingga ke tingkat rumah tangga. Ia meminta seluruh jajaran menyusun program kerja yang terukur, realistis, dan memiliki indikator hasil yang jelas, serta menjauhi kegiatan yang hanya bersifat seremonial.
“Program yang disusun harus benar-benar dibutuhkan masyarakat dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung. Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui alokasi anggaran kabupaten maupun dana desa, sepanjang sinergitas dengan Organisasi Perangkat Daerah dan instansi terkait terus terjalin dengan baik,” tegas Bupati Rettob. (tob/ka)







