
TIMIKA (10/9/62), NGK — “Kita boleh berbeda dalam latar belakang, tetapi kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kedamaian, persatuan, dan masa depan Kabupaten Mimika,” pesan ini disampaikan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong ketika menghadiri pelantikan Ketua dan Badan Pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sentani (IKKS) Kabupaten Mimika periode 2027–2030, pada Kamis, 10 September 2026, di Gedung Eme Neme Yauware, Timika yang dilakukan oleh Ketua Dewan Adat Suku Sentani, Orgenes Kaway dan dihadiri Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H

Pada moment ini, Wakil Bupati Emanuel Kemong menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan bagian penting dari upaya memperkuat tali persaudaraan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan masyarakat Sentani yang berada di Kabupaten Mimika.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, Wakil Bupati mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Noak Yoku yang telah dipercaya sebagai Ketua IKKS Kabupaten Mimika beserta seluruh pengurus periode 2027–2030.

“Kepercayaan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, integritas, dan semangat pengabdian,” pesan Wakil Bupati Mimika.
Dalam sambutan itu, Emanuel Kemong menjelaskan, IKKS merupakan wadah kerukunan dan kekeluargaan masyarakat Sentani yang berasal dari tiga wilayah adat di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, yaitu Sentani Timur ada enam kampung, Sentani Tengah ada tujuh kampung, dan Sentani Barat ada enam kampung. “Kekayaan adat, budaya, sejarah, serta kearifan lokal tersebut harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Emanuel Kemong.

Orang nomor dua di Kabupaten Mimika mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, di Kabupaten Mimika saat ini terdapat kurang lebih 235 Kepala Keluarga dengan jumlah 2.651 jiwa yang berdomisili dan menjadi bagian dari keluarga besar IKKS Kabupaten Mimika.
“Jumlah tersebut merupakan potensi besar yang perlu dikelola dan diarahkan dengan baik sehingga menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta turut memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Mimika,” kata Kemong.
Wakil Bupati berharap IKKS yang baru dapat menjadi jembatan komunikasi antara Pemerintah Daerah dan masyarakat Sentani, penggerak persatuan dan pelestarian budaya, serta mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. “Mimika adalah rumah kita bersama. Perbedaan bukan alasan terpisah, melainkan kekuatan untuk membangun bersama,” ujarnya.
Kepada pengurus yang baru dilantik, Wakil Bupati berpesan agar mengelola organisasi dengan semangat kebersamaan, keterbukaan, transparansi, dan kekeluargaan. Seluruh program harus dilaksanakan secara terbuka, bertanggung jawab, dan memberi manfaat nyata bagi keluarga besar IKKS. Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus membuka ruang komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Di akhir sambutan, Wakil Bupati menyatakan bahwa Ketua dan Badan Pengurus IKKS Kabupaten Mimika periode 2027–2030 telah resmi dilantik. “Mari kita bangun Mimika yang aman, damai, maju, sejahtera, dan bermartabat dengan semangat persatuan dan kebersamaan,” tutupnya.
Dalam acara pelantikan ini, hadir Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H. Dalam arahannya, Haris menyampaikan ketika ia memikul tanggungjawab sebagai Wakil Bupati Jayapura, ia selalu berpikir, bagaimana melayani Masyarakat dengan baik.
“Sejak saya memikul tanggung jawab sebagai wakil bupati, saya terus berpikir dan merenung, bagaimana caranya melayani dengan sebaik-baiknya, bagaimana cara membawa kemajuan bagi daerah kita, dan bagaimana menjaga kebersamaan di tengah kita,” kata Haris Richard S. Yocku.
Wakil bupati Jayapura itu juga menyatakan, ia telah menggunakan segala kemampuan dan sumber daya yang ada, serta bertekad melakukan segala hal dengan sebaik-baiknya, agar tidak ada satu pun pihak yang terluka atau dirugikan.
Mari kita lakukan segala upaya yang dapat kita lakukan bersama. Namun jujur saja, pada kenyataannya, ada hal-hal yang saat ini belum dapat kita selesaikan.
“Ada hal yang belum sanggup kita ubah saat ini. Kita akan berusaha menyusun langkah dan upaya yang dapat kita jalankan untuk mencari jalan serta cara yang memungkinkan kita untuk terus berusaha dan berharap demi masa depan,” kata Wakil Bupati dari negeri Kenembay Umbay itu.

Sementara itu, Orgenes Kaway, Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani (DASS), yang juga Ondoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura dalam sambutannya mengatakan, para pengurus IKKS supaya tetap memegang teguh budaya dan mengurus oraganisasi ini dengan baik.
“Rangkul dan bekerjasama dalam organisasi serta jaga ketertiban dan ciptakan kedamaian,” kata Orgenes Kaway, Ketua Dewan Adat Suku Sentani. (tob/ka)







