Beranda PAPUA TENGAH Ajang MTQ di Papua Tengah, Cahaya Qur’an Menyinari Persatuan di Mimika

Ajang MTQ di Papua Tengah, Cahaya Qur’an Menyinari Persatuan di Mimika

32
0
BERBAGI
Pembukaan MTQ diwarnai dengan gemuruh suara lantunan ayat suci pada Selasa (14/7/2026) malam di Gedung Eme Neme Yauware di Timika. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

TIMIKA (15/7/26), NGK – Gedung Eme Neme Yauware di Timika bergemuruh oleh suara lantunan ayat suci dan sorak semangat ratusan peserta lomba MTQ pada Selasa (14/7/2026) malam. Hari ini tercatat sebagai sejarah emas lantaran untuk pertama kalinya sejak Provinsi Papua Tengah berdiri, ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi resmi dibuka, membawa pesan damai dan persaudaraan yang menggema dari ujung ke ujung bumi cenderawasih.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong sebagai Ketua Panitia Pelaksana MTQ memberikan sambutan pada pembukaan lomba MTQ. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong yang juga sebagai Ketua Panitia Pelaksana MTQ membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Sebelum MTQ resmi dibuka, suasana sudah berubah menjadi lautan warna di lapangan eks Pasar Swadaya. Ratusan peserta dari delapan kabupaten yaitu Mimika, Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, hingga Puncak Jaya berjalan beriringan dalam Pawai Ta’aruf. Ada yang mengenakan busana muslim yang anggun, tak sedikit pula yang membalut tubuh dengan kain tenun khas daerah masing-masing. Langkah mereka serempak, syiar Islam yang dilantunkan menyatu dengan senyum persaudaraan, menepis segala sekat perbedaan yang selama ini dikhawatirkan menjadi tembok pemisah.

Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot turut mendampingi Wakil Bupati pada pembukaan lomba MTQ. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Pawai Ta’aruf dilepas oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong yang juga menjabat Ketua Panitia Penyelenggara MTQ.

“Selamat datang di Mimika, tanah yang kita cintai bersama. Rumah ini terbuka lebar bagi kalian semua, tanpa memandang dari mana asal, apa suku, atau apa latar belakang kalian. Mimika adalah rumah kita semua.”

Ucapan itu bukan sekadar kata-kata manis. Sejak malam sebelumnya, kehangatan itu sudah terasa di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Mimika. Pertemuan ramah tamah menyatukan hati para peserta dalam suasana kekeluargaan yang tulus, menegaskan satu hal penting yaitu MTQ ini bukan sekadar lomba siapa yang paling indah membaca ayat Tuhan. Ini adalah panggung untuk merajut kembali benang persaudaraan, membangun jembatan saling pengertian, dan menjadikan keberagaman Papua Tengah sebagai kekuatan terbesar, bukan kelemahan.

Perwakilan Forkopimda. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Tema yang diusung tahun ini—Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban—menjadi kompas arah bagi seluruh rangkaian kegiatan. Bagi masyarakat Papua Tengah yang kaya akan ragam suku, bahasa, budaya, dan keyakinan, ajaran Al-Qur’an menjadi cahaya yang tidak hanya memandu jalan ibadah, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang, keadilan, kejujuran, dan saling menghormati. Nilai yang selaras persis dengan jiwa asli tanah Papua yaitu gotong royong, hidup rukun, dan menjaga persatuan sebagai satu keluarga besar.

“Kita adalah provinsi yang dihuni beragam anak bangsa. Keberagaman ini adalah anugerah Tuhan, bukan alasan untuk terpecah. Melalui MTQ ini, kita buktikan bahwa ajaran Al-Qur’an mengajak kita tidak membedakan siapa pun,” tegas Emanuel.

Tamu undangan. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Semangat itu sejalan dengan filosofi hidup Kabupaten Mimika: “Mimika Rumah Kita”. Sebuah janji bahwa setiap orang yang tinggal, bekerja, dan mengabdi di sini berhak hidup nyaman, saling melindungi, dan menjaga harmoni bersama. Maka, kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah edisi perdana ini dianggap sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan sepenuh hati.

Penyelenggaraan ini pun diharapkan membawa berkah tak hanya bagi kehidupan rohani, tetapi juga bagi kesejahteraan warga. Pemerintah mengajak seluruh tamu dan warga lokal untuk menyambangi stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berdiri di sekitar arena, agar kehadiran ratusan peserta ini menjadi angin segar bagi roda perekonomian daerah.

Pembukaan MTQ ditandai dengan penekanan layar videotron secara bersama sama. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Rangkaian kegiatan MTQ ini akan berlangsung hingga Kamis (16/7/ 2026). Pemerintah Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah berjanji akan terus mendukung setiap langkah syiar keagamaan seperti ini, sebagai fondasi membangun karakter generasi yang tangguh. Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan kepada LPTQ, Kementerian Agama, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, dan semua pihak yang telah mengorbankan waktu dan tenaga demi terselenggaranya acara ini.

Di penghujung sambutannya, harapan terbesar dilontarkan Wakil Bupati Emanuel Kemong agar ajang ini melahirkan qori dan qoriah berkelas yang mampu mengharumkan nama Papua Tengah di kancah nasional. Lebih dari itu, semoga cahaya Al-Qur’an yang menyinari Gedung Eme Neme hari ini, menyebar ke setiap pelosok desa dan kota, membimbing Papua Tengah menuju masa depan yang maju, damai, religius, dan berkeadaban sejati.

“Selamat berkarya, selamat bersaing dengan sportivitas, dan selamat merajut persaudaraan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi langkah kita semua,” demikian ujar Kemong. (tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here