Beranda Serba Serbi Dari Bekas Onderafdeling Menjadi Kabupaten

Dari Bekas Onderafdeling Menjadi Kabupaten

82
0
BERBAGI
John Gobay (Foto : ReportasePapua.com)

(Catatan untuk Moeyoe, Weinami, Nimboran dan Mimika di Kokonao)

PENGANTAR  Sejarah pemerintahan di Provinsi Papua mengalami perjalanan panjang. Untuk mempercepat pembangunan , sejak kekuasaan Belanda hingga pemerintah Indonesia, dirumuskan sejumlah kebijakan yang dinilai tepat untuk memajukan daerah tersebut, termasuk mengupayakan pembagian wilayah pusat pemerintahan.

Semua tempat yang dahulu saat pemerintahan Belanda adalah onderafdeling telah menjadi kabupaten kecuali Weinami, Nimboran, Muyu dan Mimika di Kokonao sehingga perlu adanya langkah strategis persiapan menuju Kabupaten baru.

History Dalam buku: “Belanda Di Irian Jaya, Amtenar Di Masa Penuh Gejolak 1945-1962”, Penyuting Pim Schoorl yang diterjemahkan dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh Perwakilan KITLV, Jakarta dengan Penerbit Gerba Budaya,

Tahun 2001.disebutkan onderafdeling yang pernah ada di Papua. Jika kita lihat secara historis apa yang disebutkan dalam buku tersebut, maka dapat dikatakan hanya Muyu, Kokonao dan Nimboran serta Weinami yang belum menjadi ibukota Kabupaten.

Daerah ini perlu dipersiapkan sarana dan prasarana untuk menjadi kabupaten. Penyiapan SDM dengan cara di kabupaten induk anak anak asal daerah yang mau dimekarkan menduduki jabatan eselon 2, 3 dan 4 serta disekolahkan di sekolah-sekolah kedinasan.

Sesuai dengan UU No 23 Tahun 2014 pemekaran dapat dilakukan dengan beberpa kriteria, tentunya jika dilihat maka daerah Nimboran, Muyu, Weinami dan Mimika di Kokonao layak menjadi Kabupaten.

Sudah saatnya Onderafdeling Mimika menjadi Kabupaten Bumi Komoro dengan ibu Kota Kokonao. Onderafdeling Nimboran menjadi Kabupaten Grimenawa ibukota Genyem. Onderafling Moeyoe menjadi Kabupaten Muyu di Mindiptanah, dan Onderafdeling Weinami menjadi Kabupaten Teluk Sarera di Weinami. (John NR Gobai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here