Pesparawi menjadi panggung hati dan wadah memuliakan Tuhan lewat talenta seni, sekaligus merajut benang persaudaraan yang kian erat.
NABIRE (2/8/26), NGK – Melodi pujian dan rasa syukur menyatu dalam harmoni yang hangat, memenuhi ruang ibadah syukur Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua Tengah pada Minggu, 2 Agustus 2026 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.
Di hadapan para pembina, pelatih, peserta, tokoh agama, serta seluruh tamu undangan, suara Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa hadir membawa apresiasi mendalam atas perjalanan panjang kontingen yang telah mengharumkan nama daerah di ajang bergengsi.
Sambutan Gubernur Nawipa ini disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Alanthino Wiay, S.STP., M.Si.

Menurut Gubernur Nawipa, Ibadah ini menjadi bukti nyata penyertaan Tuhan bagi seluruh keluarga besar Pesparawi Papua Tengah, yang baru saja menempuh perjalanan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen yang telah membawa nama baik daerah,” ujar Gubernur dalam pesannya.
Lebih dari sekadar perlombaan, Pesparawi adalah panggung hati dan wadah memuliakan Tuhan lewat talenta seni, sekaligus merajut benang persaudaraan yang kian erat. Setiap nada yang dilantunkan bukan hanya tentang meraih nilai, melainkan tentang membuktikan iman lewat karya, serta menghadirkan kedamaian di tengah keberagaman.
Gubernur memberikan apresiasi besar kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, pendamping, dan petugas yang telah mempersiapkan segalanya dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.

“Apa yang kalian lakukan adalah sumbangan berharga bagi terbentuknya masyarakat Papua Tengah yang semakin beriman, hidup rukun, dan saling menghargai satu sama lain,” tegasnya.
Semangat kebersamaan yang tumbuh di ajang nasional itu diharapkan tak berhenti di sana, melainkan dibawa pulang dan diterapkan dalam keseharian bermasyarakat.
Kepada LPPD Provinsi Papua Tengah, Pemerintah meminta agar pembinaan terhadap paduan suara dan bakat-bakat muda terus digalakkan secara berkelanjutan. Berikan ruang yang luas bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, menyalurkan bakat, dan mencetak prestasi yang membanggakan.
“Apapun hasil yang diraih, kehadiran dan partisipasi kalian adalah kemenangan itu sendiri—sebuah anugerah penyertaan Tuhan yang tak ternilai harganya,” pesan Gubernur menggetarkan hati.
Semoga lewat momen ini, iman kian kokoh, persaudaraan kian erat, dan semangat pelayanan terus menyala. Terima kasih kepada LPPD yang telah merangkai ibadah syukur ini; semoga seluruh pelayanan dan pembinaan Pesparawi ke depan senantiasa diberkati dan semakin berkembang pesat di tanah Papua Tengah. (krist)








