
Ketika Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ke Papua Tengah
.TIMIKA (22/4/26), NGK – Ada yang istimewa dalam kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ke Provinsi Papua Tengah pada Senin ( 20/4/2026) hingga Selasa (21/4/ 2026). Bukan hanya sekadar meninjau infrastruktur dan pusat pemerintahan, tetapi juga sentuhan-sentuhan manusiawi yang menghangatkan hati masyarakat setempat.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, tak henti-hentinya menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Gibran di Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Nabire dan Ibu Kota Kabupaten Mimika di Timika. “Puji Tuhan, beliau sudah datang mengunjungi Pelabuhan Samabusa di Nabire, yang sangat vital untuk menyuplai logistik ke daerah pedalaman,” ungkapnya dengan nada syukur.

Kunjungan ini bukan tanpa alasan. Sekretariat Wapres telah mengumpulkan data tentang berbagai potensi dan kebutuhan daerah, sehingga Gibran dapat langsung meninjau lokasi-lokasi strategis.
Namun, ada momen yang lebih menyentuh hati terjadi di Timika. Di Toko Buku Muriah, di depan Diana Mall, Gibran terlihat berbelanja bersama anak-anak yatim. Tawa dan senyum terpancar dari wajah mereka, seolah lupa akan segala kesulitan hidup yang mereka hadapi. Interaksi hangat ini menjadi bukti nyata kepedulian Gibran terhadap generasi penerus bangsa, terutama mereka yang kurang beruntung.

Malam harinya, Gibran beristirahat di Hotel Swiss-Belinn Timika, mempersiapkan diri untuk agenda padat di hari berikutnya. Lalu Selasa (21/4/2026), Gibran melanjutkan kunjungannya ke Centra Pendidikan di kawasan Jalan Poros SP2-SP5. Di sana, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyambutnya dengan hangat dan mendampingi Gibran berinteraksi dengan para siswa. Gibran tampak antusias mendengarkan aspirasi mereka dan memberikan semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Di balik kemegahan bangunan dan antusiasme para siswa di Sentra Pendidikan, terselip sebuah kisah yang menyentuh hati. Momen perpisahan menjadi momen yang tak terlupakan. Saat Wapres bersiap meninggalkan lokasi, seorang siswa Sekolah Menengah Atas memberanikan diri maju. Dengan tangan sedikit gemetar, ia menyodorkan selembar map berwarna merah kepada Gibran.

Timika punya modal yang sangat kuat dengan adanya Freeport. Jadi dengan sinergi yang tepat, bisa mewujudkan Timika yang lebih maju dan sejahtera, di mana setiap warganya turut merasakan manfaatnya. “Prioritas utama adalah mendukung Presiden dengan mempercepat pembangunan di Papua. Jadi selama tiga hari terakhir, media mencatat kemajuan yang terjadi di Papua. Untuk itu, masukan dan evaluasi dari warga, terutama warga.

Kunjungan Gibran ke Papua Tengah bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun harapan dan memberikan sentuhan manusiawi kepada masyarakat. Ia tidak hanya melihat Papua Tengah sebagai sebuah wilayah, tetapi juga sebagai rumah bagi saudara-saudaranya yang membutuhkan perhatian dan dukungan. (tob/ka)







