Beranda MIMIKA Politeknik Amamapare Timika Luluskan 49 Wisudawan

Politeknik Amamapare Timika Luluskan 49 Wisudawan

51
0
BERBAGI
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat memberikan sambutan. Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

“Kami berharap institusi ini terus berkembang meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kemitraan dengan industri serta melahirkan lulusan yang unggul, profesional dan berdaya saing menjawab tantangan masa depan”

TIMIKA (24/7/26), NGK – Politeknik Amamapare Timika menggelar Wisuda ke-14 Program Diploma III dan Wisuda Perdana Program Diploma IV Tahun Akademik 2025/2026, Jumat (24/7/2026) di Ballroom Hotel Cenderawasih 66.

Ada 49 mahasiswa dinyatakan lulus dan siap mengabdi di berbagai sektor pembangunan, khususnya di Tanah Papua.

Keluarga para wisudawan. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Dalam acara tersebut, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengapresiasi komitmen Politeknik Amamapare dalam mencetak lulusan vokasi yang kompeten dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Ia mencatat banyak lulusan telah menempati posisi yang baik dan berprestasi.

“Kami berharap institusi ini terus berkembang, meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kemitraan dengan industri, serta melahirkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing menjawab tantangan masa depan,” ujar Kemong.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dan Ketua DPRK, Primus Natikapereyau foto bersama para wisudawan. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Terkait usulan dan kebutuhan kampus yang disampaikan, Kemong menjamin akan menindaklanjuti seluruh masukan tersebut. Ia juga mengingatkan pentingnya memprioritaskan pendidikan putra-putri daerah agar anggaran pembangunan lebih bermanfaat bagi masyarakat setempat. Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sempat mengalami penurunan, pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung beasiswa dan kemajuan perguruan tinggi di wilayahnya.

Kemong juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menegaskan komitmennya untuk tetap memperhatikan sektor-sektor vital seperti pendidikan di Kabupaten Mimika, ditengah penurunan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wabup menyebut, anggaran daerah pada periode tahun 2023 hingga 2024 sempat menyentuh angka hampir Rp7 triliun, kini mengalami penurunan signifikan menjadi Rp5,6 triliun di masa pemerintahannya bersama Bupati Johannes Rettob.

Tiba-tiba dana ini turun menjadi Rp5,6 triliun saat saya sama Bupati memimpin. Bagaimana dana ini kita bisa atur, memang butuh pengaturan yang baik sehingga semua sektor bisa diperhatikan dengan anggaran yang tersedia,” katanya.

Direktur Politeknik Amamapare, Herman Dumatubun memimpin Rapat Senat Terbuka. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Menjawab aspirasi terkait dukungan kepada perguruan tinggi swasta di Mimika, Emanuel menegaskan, pemerintah daerah memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk hadir mendukung keberlangsungan perguruan tinggi swasta di Mimika.

“Kita akan coba melihat lagi untuk perguruan tinggi-perguruan tinggi swasta yang ada ini, dengan cara bagaimana kami memperhatikan apakah beasiswa atau dalam bentuk-bentuk yang lain. Nanti kami akan bahas internal kami dan selanjutnya kami akan sampaikan,” ujarnya.

Di samping masalah pendidikan, Emanuel juga menyoroti keluhan masyarakat mengenai lambatnya penyerapan dan pelaksanaan pembangunan. Hal itu tidak lepas dari proses pembenahan internal yang sedang berlangsung.

“Kami menyadari adanya keluhan masyarakat terkait pembangunan yang dirasa belum maksimal. Ini menjadi masukan berharga bagi kami untuk terus melakukan perbaikan,” ujarnya.

Direktur Politeknik Amamapare, Ir Herman Dumatubun, S T.,M.T (Foto: Tim Mukti Media Wakil Bupati)

Sementara itu, Direktur Politeknik Amamapare, Ir. Herman Dumatubun, S.T., M.T menyampaikan institusi ini berfokus menjadi politeknik bermutu dan terunggul di bidang teknologi terapan di Tanah Papua, yang nantinya berkembang ke tingkat nasional hingga internasional. Saat ini kampus memiliki dua lokasi, dengan total mahasiswa aktif sekitar 540 orang, di mana sebagian besar berasal dari wilayah Papua.

Pada wisuda kali ini, jenjang Diploma III meluluskan lulusan Teknik Pertambangan, sedangkan jenjang Diploma IV yang baru pertama kali dibuka meluluskan Teknik Rekayasa Instalasi Listrik. Dua program studi lainnya yakni Teknik Rekayasa Otomotif dan Teknik Sipil direncanakan mewisudakan angkatan perdananya tahun depan.

Dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan juga terlihat dari berbagai beasiswa yang diterima, mencapai ratusan juta rupiah, serta dana penelitian dosen yang dalam dua tahun terakhir menembus ratusan juta rupiah. Pihaknya juga terus berupaya melengkapi kualifikasi dosen dan menyelesaikan pembangunan fasilitas kampus.

Kepala LLDikti Wilayah 14 Dr Suriel S Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil (Oxon)

“Kami melepas 49 wisudawan dengan harapan mereka tetap menjaga nama baik almamater dan membawa manfaat bagi masyarakat Papua secara khusus,” tegas Dumatubun.

Kepala LLDikti Wilayah 14 Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., TEFL., M.Phil (Oxon) dalam sambutannya mengingatkan para wisudawan untuk tetap menjaga identitas dan budaya daerah di tengah kemajuan teknologi. Ia mengajak untuk tidak hanya mengandalkan kecerdasan buatan, namun tetap melatih kemampuan berpikir kreatif dan inovatif yang lahir dari inspirasi serta nilai-nilai keimanan.

“Di era yang serba canggih ini, ada tiga hal penting: Tuhan, perhatian, dan waktu. Kita harus menjadi penguasa atas perhatian dan waktu kita sendiri, bukan sebaliknya dikuasai hal-hal di luar kendali kita,” pesan Mofu.

Para tamu undanga. (Foto: Tim Multi Media Wakil Bupati)

Wakil Direktur I Bidang Akademik, Ir. Obed Patiung, S.T., M.T secara resmi membacakan keputusan kelulusan yang menetapkan seluruh wisudawan telah memenuhi syarat akademik dan berhak menyandang gelar Ahli Madya untuk jenjang D-III dan Sarjana Terapan untuk jenjang D-IV. Keputusan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan, 24 Juli 2026.

Acara ini dihadiri para pejabat daerah, pimpinan perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga wisudawan. (tob/ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here