
Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Laptop Buat Anggota Paskibra Perwakilan Mimika
TIMIKA (9/8/25), NGK – “Teruslah berjuang meskipun banyak tantangan. Masa depan kalian masih panjang. Pakailah kesempatan ini dengan baik. Jangan sampai kalian menyesal.”
Pesan ini disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa kepada para siswa-siswi anggota Paskibra Perwakilan Kabupaten Mimika dalam arahannya ketika memberikan bantuan laptop kepada anggota Paskibra Perwakilan Mimika pada Selasa, 9 September 2025 di Hotel Grand Tembaga Timika.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa yang tiba di Timika, Selasa (9/9/2025) langsung dijemput oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong yang didampingi Asisten Satu Pemkab Mimika, Ananias Faot.
Dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, Melki Nawipa menuju Hotel Grand Tembaga Timika untuk menyerahkan bantuan Laptop.
Kepada para anggota Paskibra Perwakilan Kabupaten Mimika yang tergabung dalam pasukan pengibar bendera pada upacara kemerdekaan HUT RI ke 80 pada 17 Agustus 2025, Melki Nawipa berpesan, agar laptop yang diberikan itu harus dipakai dengan baik.

“Laptop ini jangan pakai untuk hal-hal yang tidak baik sehingga membawa kita ke jurang. Laptop yang saya berikan ini, saya pesan langsung dari pabrik dan setiap laptop ada nama anggota Parkibra,” tegas Nawipa yang didampingi Anggota DPRP Provinsi Papua Tengah, Johanes Helyanan ketika memberikan motivasi kepada para siswa-siswi Parkibra.
Gubernur Papua Tengah juga menegaskan, ia tidak akan memberikan bantuan uang kepada siswa-siswi yang berpreatasi tapi ia akan berikan bantuan berupa fasilitas untuk menunjang siswa-siswi untuk bersekolah.

Pada kesempatan itu, Nawipa juga menyatakan, bahwa Pemerintah Papua Tengah akan membebaskan biaya sekolah. “Dan kepada anak-anak yang bapak dan mamanya sudah tidak ada (Yatim Piatu, Red.), saya akan berusaha cari sponsor untuk membantu mereka sekolah sampai selesai,” kata Nawipa.
Dijelaskan juga, bantuan laptop ini juga diberikan kepada siswa-siswi berprestasi pada Festival Budaya Pelajar SMA dan SMK yang berlangsung di Nabire, pada minggu pertama September lalu.
Sebelum mengakhiri pesan, Nawipa memberikan motivasi dengan memberi contoh, seorang pelari asal Tanzania, John Steven Akhawari yang ikut maraton di Olimpiade di Meksiko tahun 1998.
Pada awal perlombaan moraton, panitia telah meminta John Steven Akhawari untuk berhenti karena lukanya yang bercucuran darah akibat bertabrakan dengan pelari lain.Tapi John tidak berhenti. Ia berlari hingga di garis finis. Lalu seorang bertanya kepada John. Mengapa anda tdak berhenti saat lukanya bercucuran darah? John Steven Akhawari menjawab : Negara saya tidak mengirim saya hanya untuk memulai pertandingan. Mereka mengirim saya untuk menyelesaikan pertandingan.
John Steven Akhawari tidak memperoleh medali emas. Tapi komitmennya yang tinggi untuk menyelesaikan pertandingan meskipun dalam keadaan terluka.
“Apakah kita akan berhenti untuk mencapai impian hanya karena kita mengalami hambatan? Kalian harus terus-menerus berjuang meskipun banyak tantangan dan fisik yang tidak mendukung untuk mencapai garis finish atau garis akhir,” begitu motivasi dari Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa kepada para siswa-siswi Paskibra di Timika.
Mewakili anggota Paskibra Perwakilan Kabupaten Mimika, Anarita Ursula Elsa Yoku menyampaikan terima kasih kepada gubernur. “Kami selalu mendoakan Bapak, supaya Tuhan memberkati Bapak dalam tugas dan keluarga.” Tutur Anarita Ursula Elsa Yoku. (tob)







